Headlines News :
Home » » Kembali Mencuat Tuntutan Perdata BBSI

Kembali Mencuat Tuntutan Perdata BBSI

Written By Harian Berantas on Friday, August 25, 2017 | 2:43:00 PM

HARIANBERANTAS, RENGAT- Meskipun perdata telah dimenangkan pihak PT. Bukit Batabuah Se Indah (BBSI) yang telah diputuskan Mahkamah Agung beberapa tahun silam, namun masih kembali Masyarakat Desa Talang Tujuh Buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim menuntut kembali.
Lahan Warga yang terindikasi diserobot PT. BBSI-Inhu VS Surat Kepemilikan Warga
Ferdi Manurung sebagai perwakilan warga mengatakan, kami sangat menyesalkan dengan sikap PT.BBSI, dimana lahan yang ditanami telah dirusak bahkan pemukiman tanpa ada rasa kemanusiaan. Artinya kehidupan masyarakat menjadi terancam yang dibuktikan fasilitas jalan lintas juga diputus.

Untuk itu diminta perusahaan agar kembali menghubungkan jalan tersebut, agar warga bisa kembali ketempat mereka masing-masing.  Jika perusahaan  tidak mengindahkan permintaan itu, jangan disalahkan masyarakat bila bertindak yang tidak di inginkan” ucap Manurung tajam ditengah pertemuan di Kantor Camat Rakit Kulim Rabu,(23/08/2017) lalu.

Manager PT.BBSI H.Asri menjawab, perusahaan tidak pernah merusak tanaman dan merusak pemukiman. Bahkan persoalan ini juga masyarakat mengajukan gugatan perdata yang telah diputuskan Mahkamah Agung beberapa tahun lalu.Karena yang digugat tersebut, masih areal konsesi perusahaan. Sebenarnya tidak perlu lagi dipersoalkan kembali, karena hasil gugatan tersebut masyarakat telah mengetahui.”bantahnya Asri menjelaskan pertanyaan tuntutan masyarakat.

Kesbang Pol INHU Adri Bahar mengatakan “Terkait tuntutan yang keluhan masyarakat Desa Talang Tujuh Buah Tangga akan dipelajari dan menindak lanjuti ketingkat kabupaten. Hal ini akan didudukkan kembali guna mempelajari titik persoalan” ungkapnya singkat.
 
Kapolres Inhu AKBP, Arif Bastari juga menghimbau agar tidak menimbulkan kriminalisasi dilapangan, dan polres Inhu sifatnya hanya pengamanan yang siap mengayomi masyarakat tanpa berpihak siapapun. Artinya siapapun dia, tetap diproses sesuai aturan bila terjadi pelanggaran. Maka sekali lagi menghimbau agar tidak menimbulkan yang bersifat pelanggaran” himbau Kapolres.
 
Sayangnya sebahagian yang diundang tidak hadir dari Masyarakat Desa Sei Ekok, Durian Cacar, Pring Jaya termasuk para kepala desa. Dan pertemuan tersebut langsung dihadiri Kapolres Inhu, Kaban Kesbang Pol Inhu, Kapolsek Kelayang, Manager PT.BBSI, Camat Rakit Kulit dan puluhan warga Desa Talang Tujuh Buah Tangga. (Torus)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas