Headlines News :
Home » » Bupati Inhil HM.Wardan, Mengajak Warga Tidak Terpancing Isu Yang Tidak Jelas Asal Usul Kebenaran

Bupati Inhil HM.Wardan, Mengajak Warga Tidak Terpancing Isu Yang Tidak Jelas Asal Usul Kebenaran

Written By Harian Berantas on Sunday, August 27, 2017 | 7:38:00 PM

HARIANBERANTAS, INHIL--- Dalam Rangka memperingati Haul Syekh Saman al-Madani di Pondok Pesantren Nur-Darissalam di Desa Harapan Tani, Kecamatan Kempas-Inhu, Bupati Inhil H.M. Wardan dalam pidatonya berpesan kepada seluruh masyarakat kabupaten indragiri hilir untuk tidak mudah terpancing oleh isu yang tidak jelas asal usul kebenarannya. Isu yang tidak jelas dapat berpotensi merusak kondusifitas keutuhan daerah indragiri hilir yang telah dirawat sejak dahulu kala hingga saat ini.

"Saya minta jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas asal usul kebenaranya yang dapat berpotensi memecah belahkan persatuan dan kesatuan kita,"

Disebutkan Bupati, melalui momentum peringatan keagamaan, seperti ini, diharapkan terus terjalin silaturahmi yang erat kepada sesama warga, khususnya sesama muslim dan juga mendapatkan tambahan wawasan pengetahuan agama Islam melalui pengajian atau tausiyah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

"Makanya, Pemkab Inhil sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan yang selalu ramai dihadiri jamaah," katanya.

Kegiatan ini juga lebih mendekatkan umat dengan ulama sebagai pewaris para nabi. Sehingga dapat meneladani dan mengambil ibrah dan mencontoh perilaku dan amalan mereka.

"Marilah kita lebih meningkatkan silaturahmi dan meneladani kesolehan para ulama. Selalu mencintai dan memuliakan ulama sebagai pewaris para Nabi. Para ulamalah yang selama ini selalu menjadi tempat bertanya dan menuntun umat ke jalan yang benar" ujarnya.

Secara khusus, dalam kesempatan ini, Bupati Wardan menghimbau warga Inhil, khususnya kaum muslimin agar senantiasa menjaga dan meningkatkan ukhuwah islamiyah, semangat gotong royong dan kebersamaan, kerukunan dan sikap toleransi terhadap perbedaan yang ada.

"Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas kebenaranya yang dapat berpotensi memecah persatuan dan kesatuan kita," pesannya.

Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama Islam pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan disekitar kita. Menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak baik, menyimpang dan bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Dalam acara tersebut turut hadir pimpinan Ponpes Nur Darissalam Ustadz Nasyani dan penceramah KH Abdul Fattah (pimpinan Majelis Taklim Asy-Syafa'at, Jawa Timur), Bupati memberikan bantuan peralatan Habsyi dan meninjau lingkungan Ponpes. (adv/kominfo/musiran)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas