Headlines News :
Home » » Dugaan Penyimpangan Keuangan di Disdik Bengkalis dan PUPR Bengkalis Tahun 2016Mengejutkan

Dugaan Penyimpangan Keuangan di Disdik Bengkalis dan PUPR Bengkalis Tahun 2016Mengejutkan

Written By Harian Berantas on Monday, July 31, 2017 | 9:40:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Berdasarkan hasil investigasi awak media ini yang diperkuat atas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Riau ditemukan penyimpangan keuangan negara pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, baik melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bengkalis pada tahun anggaran 2016, dan juga pada SKPD lainnya seperti pada pos bagian umum Setda Bengkalis, cukup lumayan besar dan mengejutkan.
Dok, Net
Adapun bentuk penyimpangan yang dimaksud, ketidak taatan terhadap peraturan perundang-undangan sebanyak 13 temuan. Kelemahan sistim pengendalian intern (SPI) sebanyak 11 temuan, dan penyimpangan 3E (Ekonomis, Efisiensi).

Hasil audit pihak BPK RI Perwakilan Provinsi Riau tertanggal 29 Mei 2017 lalu sesuai LHP BPK-RI, bernomor: 18 C/LHP/XVIII.PEK/05/2017, ditemukan berbagai bentuk penyimpangan, salah satunya, pentausahaan keuangan atas Kas oleh bendahara pengeluaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis yang diduga menyimpang sebesar Rp1. 213.498.501,00,-

Bentuk penyimpangan lain juga diketahui pada kejadian kekurangan fisik dalam pekerjaan kegiatan proyek yang dibangun pada tahun 2016 lalu. Seperti dugaan kecurangan pada pekerjaan paket proyek semenisasi halaman SD Negeri 30 Bukit Batu”, semenisasi halaman SMP Negeri 8 Bantan, semenisasi halaman SD Negeri 35 Pematang Duku, kekurangan fisik pekerjaan pada proyek semenisasi halaman SD Negeri 3 Sejangat, kekurangan fisik pekerjaan proyek semenisasi SMP Negeri 4 Bengkalis dan proyek lain sebagainya milik suku dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis yang diduga penuh penyimpangan pada tahun anggaran 2016 lalu tersebut.

Sementara itu, bentuk dugaan penyimpangan keuangan di Pemda Bengkalis pada satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bengkalis, ditemukan atas terjadinya kekurangan/kecurangan fisik pekerjaan pemeliharaan jalan Kecamtan Pinggir, sesuai kontrak Nomor: 175-K/SP/PU-BBM/X/2016 dengan nilai kontrak sebesar Rp2.398.380.000,00 dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaannya 112 hari kalender (HK) yang pekerjaannya diawali mulai pada tanggal 08 September 2016 hingga 28 Desember 2016, yangjuga diketahui dalam pekerjaan proyek dimaksud ditemukan adanya biaya anggaran jaminan pelaksanaan sebesar Rp119.919.000,00,-

Bentuk penyimpangan lain, juga terdapat fisik paket pekerjaan pemeliharaan jalan Kecamatan Mandau pada tahun 2016 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.758.897.000,00,- dengan biaya jaminan pelaksanaannya pula sebesar Rp187.944.850.00, dan lain sebagainya.

Bahkan dalam pelaksanaan penggunaan dana alokasi khusus (DAK) pun, juga sasaran penyimpangan yang berpotensi melanggar berbagai paraturan perundang-undangan.

Seperti diketahui, pada tahun 2016 lalu, Pemkab Bengkalis telah menganggarkan penerimaan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan/fisik dan non fisik yang masing-masing dicatat di LRA sebagai DAK dan transfer pemerintah pusat dengan masing-masing anggaran sebesar Rp100.894.558.000,00 dan Rp203.501.522.000,00,-

Dari fakta realisasi DAK fisik dan non fisik yang diterima oleh Kas per 30 Desember 2016 sebesar Rp68.312.742.000,00 dan Rp114.052.920.625,00,-

Dari catatan awak media Harian Berantas ini, diketahui bahwa berdasarkan laporan penggunaan anggaran yang disampaikan oleh Bupati Bengkalis pada masing-masing Kementerian Republik Indonesia, bahwa penggunaan alokasi khusus (DAK) selama tahun 2016 sebesar Rp114.052.920.625,00.

Dan sementara sisa dana alokasi khusus (DAK) Non Fisik atas tunjangan profesi guru dari sebelum tahun 2016 yang masih berada di Kas Daerah sebesar Rp47.774.294.293,00. Sehingga jumlah dana alokasi khusus (DAK) di kas daerah pada tahun 2016 sebesar Rp230.139.956.918.00 (Rp182.365.662.625,00 + Rp47.774.294.293,00).

Kejadian penyimpangan dalam pengelolaan dana alokasi khusus pada tahun 2016 lalu tersebut, karena Pemkab Bengkalis terkesan tidak sanggup memanfaatkan sisa dana alokasi khusus (DAK) pada tahun sebelumnya sesuai peruntukkan sebenarnya.

Kemudian, pihak BPKAD selaku BUD Pemdakab Bengkalis dinilai belum paham dan cermat dalam sistim pengelolaan keuangan daerah termasuk manajemen kas seutuhnya.

Atas permasalahan penyimpangan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2016 lalu tersebut, BPK-RI merekomendasikan Nupati Bengkalis, agar pada tahun 2017, sisa dana alokasi khusus (DAK) yang belum dilaksanakan tetap digunakan alias tidak disimpangkan, serta memerintahkan kepala BPKAD selaku BUD dan Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD selaku kuasa BUD agar melakukan pengelolaan keuangan daerah dan manajemen kas sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari fakta hukum atas peristiwa dugaan penyimpangan keuangan negara di Disdik Bengkalis dan Dinas PUPR Bengkalis pada tahun 2016 yang mengejutkan tersebut baik yang masih belum ter-ekspos awak media ini, hingga kini hanya ada tiga (3) penyimpangan yang penyelidikannya baru mulai dilakukan oleh pihak Kepolisian dan Kejaksaan setempat yakni, kasus dugaan penyimpangan pengadaan buku di Dinas Pendidikan Bengkalis, penyimpangan pembangunan 8 lokal ruang belajar Sekolah Tinggi Agama Islam, Yayasan Hubbulwathan, Duri, serta penyimpangan paket proyek gedung KNPI Bengkalis sebesar Rp1,8 miliar, ujar Ketua LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) daerah Bengkalis, Deady Rofika, kepada Harian Berantas, Senin (31/07/2017). 

Sementara Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, bersama Plt Kadis Pendidikan Bengkalis Edi Sakura, maupun Kabid Jalan Dinas PUPR Bengkalis, H. Ngawidi ST,MT yang dianggap pejabat yang bertanggungjawab diberbagai bentuk penyimpangan keuangan tersebut, belum terkonfirmasi. Sebab via hendphon ketiga pejabat elit itu saat dihubungi Harian Berantas, tak aktif. (nag/hot/udn)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas