Headlines News :
Home » » Kinerja Pembantu Rakyat di DPRD Banten Wajib Dipertanyakan

Kinerja Pembantu Rakyat di DPRD Banten Wajib Dipertanyakan

Written By Harian Berantas on Friday, June 16, 2017 | 2:38:00 AM

HARIANBERANTAS, BANTEN--- Kinerja Sejumlah anggota DPRD Provinsi Banten membuat rakyat kesal dan kecewa serta mempertanyakannya. Pasalnya,  masyarakat di banten kesal dan kecewa terhadap kinerja seluruh anggota DPRD Provinsi Banten yang merupakan pembantu mereka periode 2014-2019 yang tidak di wajibkan masuk kantor.

Kekecewaan rakyat atas kinerja anggota DPRD di Banten, menuai kritikan dari berbagaiu pihak, salahsatunya dari aktivis  Front Pemantau Kriminalitas.

Menurut Direktur eksekutif Front Pemantau Kriminalitas, Dj. Syahrial Deny. GMA mengatakan, “Masyarakat banten kecewa memilih para anggota DPRD Provinsi Banten saat ini. Padahal saat lamaran mereka diterima dengan harapan sosok wakil rakyat yang diidam-idamkan dapat bekerja untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat selama periode 2014-2019".

Namun kenyataannya, kinerja anggota dprd banten masih sangat jauh dari harapan masyarakat yang sesungguhnya, sehingga wajib dipertanyakan kinerja mereka ini, wajib dipertanyakan, apakah benar-benar bekerja untuk rakyat atau hanya goyang kaki saja untuk menghabiskan uang masyarakat. Katanya kepada wartawan saat jumpa pers, kamis, (15/6/2017).

“Ya, kita sangat kecewa dan wajib kita pertanyakan kinerja anggota dprd banten tersebut. Berdasarkan tata tertib anggota dewan wajib masuk kantor selama lima hari kerja dari Senin sampai Jumat dengan jam kerjanya mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB. Selain itu Pasal 73 menyebutkan,  setiap hari dan jam kerja DPRD disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan”.

Direktur eksekutif FPK meminta kepada unsur Dewan yang terpilih sebagai wakil rakyat agar memberikan contoh yang baik, dan jika memang tidak masuk kantor harap jelas laporannya mengingat mereka digaji melalui pajak yang telah dibayar oleh rakyat. Kata Syahrial Deny.

Menurut Sekretaris DPRD Provinsi Banten Drs. E. A. Deni Hermawan, M. Si. mengatakan, Anggota Dewan tidak wajib masuk kantor tetapi hanya wajib bekerja untuk konstituen saat dikonfirmasi wartawan. Kamis,  (15/6/2017).

“Anggota Dewan itukan menyerap aspirasi, melaksanakan tugas pengawasan, melaksanakan tugas legislasi penjadwalannya pun sudah diatur dan segala macamnya telah diatur diacara Badan Musyawarah (Bamus),” Kata Deni Hermawan.

Dirinya juga menjelaskan, memang fungsi Dewan sebagai legislasi, fungsi pengawasan dan fungsi angaran, meski tidak dilaksanakan di dalam kantor.

“Misalnya Anggota Komisi I sedang ada acara di luar atau dimana, itu ada laporannya ditiap Komisi,” Tambahnya lagi.

Dikatakannya lagi, pihaknya tidak tahu ada atau tidaknya laporan masing-masing anggota itu. “Saya tidak tahu tapi kalau yang dijadwalkan oleh Badan Musyawarah itu semua ada laporannya,” Tutup Deni Hermawan. (***)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas