Headlines News :
Home » » DPP PEKAT IB: Minta Polda Riau Profesional Menangani Kasus Pengeroyokan “Abdul Gafar” Yang Diduga Pelakuya Oknum DPRD Riau “Yusuf Sikumbang”

DPP PEKAT IB: Minta Polda Riau Profesional Menangani Kasus Pengeroyokan “Abdul Gafar” Yang Diduga Pelakuya Oknum DPRD Riau “Yusuf Sikumbang”

Written By Harian Berantas on Monday, May 1, 2017 | 4:14:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU— Waki Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPP PEKAT-IB), V. Freddy, H. SE. Meminta  Polda Riau Profesionalnya dalam menangani setiap masalah hukum di Riau khususnya kasus penganiayaan terhadap warga pekanbaru bernama Abdul Gafar yang melibatkan Oknum Anggota DPRD Riau berinisial YS (Yusuf Sikumbang) bersama kawan-kawannya di sebuah rumah di Gang Sadar, Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan, kamis, 6/04/2017 silam.
Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu V. Freddy. H. SE
Permintaan Profesionalnya Polda Riau tersebut merupakan salah satu tupoksi program Ormas Binaan Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB),  dalam menegakkan supremasi hukum di Indonesia.

Menurut Freddy, polda riau harus netral dan profesional dalam menangani berbagai kasus di riau, khususnya kasus pengeroyokan yang melibatkan oknum DPRD Riau berinisial YS (Yusuf Sikumbang). Pasalnya, hingga detik ini kasus tersebut masih jalan di tempat.
Korban Penganiyaan Abdul Gafar VS Terlapor Yusuf Sikumbang (Nett)
“Kita minta kepada polda riau netral dan profesional. Apabila kasus tersebut tidak terbukti segera mungkin di SP3-kan. Kalau terbukti segera tangkap para pelakunya dan limpahkan berkasnya ke kejaksaan. Sehingga tidak menimbulkan ansumsi lain di tengah-tengah masyarat” Kata Freddy.

“Sejak kasus penganiayaan tersebut bergulir, sampai detik ini pelakunya masih berkeliaran. Sedangkan korbannya di rawat di salah satu rumah sakit ternama di Jakarta. Ada apa dibalik kasus tersebut. Tambah Freddy dengan kesal lagi.

Informasi yang berhasil dirangkum www.harianberantas.co.id dilapangan, terduga pelaku berinisial YS (Yusuf Sikumbang), bolak balik ke Jakarta meminta perlindungan atas perbuatannya, seakan-akan merasa tidak berdosa. Tentunya hal ini tidak boleh dibiarkan, kasusnya harus segera di tuntaskan oleh polda riau untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan di kemudian hari.

Menurut Kapolda Riau Irjen Pol, Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi melalui Kabid Humas Kabid Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo ketika dihubungi www.harianberantas.co.id melalui telpon genggamnya, Kamis, 13/04/2017, mengatakan, penyidik harus minta izin dulu ke Gubernur Riau, karena terduga pelakunya Anggota DPRD Riau.

"Kasus tersebut sedang didalami penyidik. Terkait pemanggilan terhadap terlapor belum bisa di mintai keterangannya, karena terlapor sebagai anggota DPRD Riau. Maka polda riau harus minta izin dulu ke gubernur riau untuk diperiksa. apabila sudah ada izin dari gubernur, pasti polisi memanggil anggota dewan tersebut” Kata Guntur.

Menyikapi permintaan izin pihak polda ke gubernur riau tersebut, Ketua Umum DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi ( DPP LSM KPK) Toro Zl, melalui Koordinator lapangan JP. Sihombing, saat di jumpai www.harianberantas.co.id dikantornya, belum lama ini, pihaknya sangat menyayangkan adanya keharusan Polda Riau meminta izin ke gubernur untuk pemeriksaan oknum anggota DPRD Riau tersebut.

Pasalnya, DPRD bukanlah berada dibawah naungan Gubernur Riau, akan tetapi lembaga DPRD berdiri sendiri sebagai lembaga pengawasan kinerja Pemerintah Provinsi Riau.

“Aneh, kok minta ijin dulu ke gubernur..? ini merupakan alasan polisi untuk memperlambat kasus tersebut”

“Aneh Bin Ajaib, massa Polda Riau harus minta izin ke gubernur riau..? Izin tersebut tidak diperlukan, karena lembaga DPRD merupakan instansi pengawasan kinerja pemerintah, bukan sebaliknya"

"Jangan-jangan Polda takut dengan DPRD. Takut tak di setujui anggaran Supremasi Hukum di tubuh Polda Riau" Jelas Jp. Sihombing.

Hingga berita ini diturunkan, berbagai cara di lakukan hingga ke gedung DPRD Riau untuk meminta tanggapan, namun tidak membuahkan hasil karena YS (Yusuf Sikumbang diduga Bolak balik ke Jakarta minta suaka perlindungan. (Ans)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas