Headlines News :
Home » » Hak Angket KPK dinilai Cacat Hukum

Hak Angket KPK dinilai Cacat Hukum

Written By Harian Berantas on Saturday, April 29, 2017 | 11:32:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui bergulirnya hak angket KPK, Jumat 28 April 2017. Mekanisme pengambilan keputusan itu dinilai cacat hukum.

Rapat paripurna DPR membahas usul hak angket UU KPK diramaikan hujan interupsi dan aksi walk out dari ruang sidang DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4/2017)

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz menyebut, pengambilan keputusan tidak sah dan sepihak. Ini terlihat saat Ketua Sidang Fahri Hamzah secara sepihak mengetok palu.

"Interupsi dari anggota-anggota yang menolak pengambilan keputusan sidang tersebut justru diabaikan," kata Donal dalam siaran Pers, Sabtu 29 April 2017.

Alhasil kata dia banyak anggota sidang melakukan aksi walk out serta tidak turut dalam voting. Tercatat tiga fraksi keluar ruang rapat yakni Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi PKB.

Padahal kata Donal, dalam ketentuan mekanisme angket yang diatur dalam  Pasal 199 ayat (3) Undang-Undang 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR/DPRD dan DPD (MD3) disebut usulan menjadi hak angket bila mendapat persetujuan dari rapat paripurna DPR yang dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota DPR. Dan keputusan diambil dengan persetujuan lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota yang hadir.

Tindakan Fahri yang memutus secara sepihak tanpa persetujuan anggota kata Donal adalah tindakan ilegal dan sewenang-wenang. Lebih jauh, tindakan itu merendahkan masing-masing anggota DPR untuk memberikan sikap atas pengajuan hak angket.

"Oleh karena prosedur formal tidak terpenuhi, maka hak angket cacat hukum dan tidak bisa dilanjutkan." tegas dia.

Donal mengimbau, KPK tidak perlu datang ke forum yang ilegal dan cacat hukum bila suatu hari diundang oleh tim hak angket. (REN/SOZ)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas