Headlines News :
Home » » DPP PEKAT IB: Polisi Segera Tangkap Pembantu Rakyat Yang Duduk di DPRD Riau, Pelaku Pengeroyokan Abdul Gafar

DPP PEKAT IB: Polisi Segera Tangkap Pembantu Rakyat Yang Duduk di DPRD Riau, Pelaku Pengeroyokan Abdul Gafar

Written By Harian Berantas on Wednesday, April 12, 2017 | 6:21:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU-- Oknum Pembantu Rakyat di DPRD Riau, Yusuf Sikumbang (YS).Cs, yang diduga menganiaya majiakannya sendiri Abdul Gafar,Cs, akhirnya dilaporkan ke Polda Riau, kamis, 6/04/2017 lalu sesuai pasal, 170 Jo 351 KUH-Pidana.
Kabid Humas Kabid Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo belum bisa dinformasi wartawan media ini, Kamis (6/4/17). karena Guntur tidak berada diruang kerjanya..

Namun, demikian informasi yang berkembang, Para korban telah membuat Laporan Resmi ke SPKT Polda Riau,06/04/2017.

Menanggapi kejadian itu, Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), Wilayah Riau, V. Freddy, H. SE, saat di jumpai wartawan dipekanbaru, Selasa, 11/4/2017, pihaknya sangat mengutuk keras perilaku Oknum pembantu rakyat yang duduk di DPRD Riau tersebut, yang melakukan pengeroyokan terhadap majikannya sendiri Abdul Gafar. Menurut V. Freddy, H. SE yang akrab disapa Freddy ini, Perbuatan seorang oknum pembantu rakyat dari partai PKB di DPRD Riau, Yusuf Sikumbang (YS).Cs tersebut merupakan perbuatan yang keji.

Lebih jauh Freddy menjelaskan, seharusnya seorang pembantu yang diangkat dan dipilih rakyat sebagai pembantu rakyat di DPRD Riau, seharusnya hormat kepada rakyat sebagai majikannya. Pembantu Yusuf Sikumbang ( YS,red) yang duduk di kursi DPRD Riau itu atas lamarannya kepada rakyat. Jadi, jangan setelah duduk di kursi di DPRD Riau, lalu menjadi kacang yang lupa akan kulitnya.

“Ya, sangat disayangkan perbuatan onum pembantu rakyat Yusuf Sikumbang (YS,red) Cs tersebut. Masa majikanya sendiri dianiayanya..? Seharusnya Yusuf Sikumbang (YS, red) tunduk dan hormat kepada majikannya” Kata Freddy.

Maka, saya mewakili unsur Pimpinan DPP Pekat IB pusat, meminta kepada Kepolisian segera menangkap moknum pembantu rakyat tersebut. Jangan hanya karena Yusuf Sikumbang (YS), CS duduk di DPRD Riau, kasusnya tidak di proses. “Polisi harus segera tangkap, jangan berlarut-larut” tegas Freddy lagi.

Sementara, Kuasa Hukum Korban, Zulkifli, saat dihubungi media harinberantas, menjelaskan bahwa ini kasus pidana murni antara pribadi kliennya dengan pelaku pada saat berunding untuk mencalon diri pelaku menjadi anggota DPRD Riau.
"Ya, kasus ini, tidak pidana murni. karena pada saat kejadian bukan mengatas namakan kader partai. Akan tetapi, pokok permasalahnya, memang Pelaku, Yususf Sikumbang, ada umbar janji kepada klien saya sebelum dirinya (Yusuf Sikumbang) menjadi anggota DPRD Riau. Janji itulah yang ditagih oleh Klien saya, namun realisasinya Bogem Mentah yang didapat dari pelaku"

Saat wartawan mempertanyakan, janji Pelaku kepada Kliennya. Zulkifli, menjelaskan, Janji itu memang tidak mengikat, karena saling percaya ya di setujui saja oleh klien saya. "Jani itu tidak bisa saya jelaskan, nanti akan kita jadikan bukti di pengadilan". Jelasnya.

"Saya berharap Polisi segera menangkap para pelakunya, agar tidak menjadi konflik. Dan menjadi pelajaran bagi yang lain untuk tidak berbuat sesuka hatinya, apalagi pejabat publik. Apapun pangkatnya, Jabatanya, Polisi harus segera menangkapnya dan di inapkan di hotel Prodeo" Imbuh Zulkifli.

Seperti diketahui, pada saat peristiwa penganiayaan terjadi, Abdul Gafar bersama rekannya, mendatangi sebuah rumah di Gang Sadar, Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan yang sering mereka berkumpul. Dimana sebelumnya pelaku menghubungi korban untuk datang di tempat itu. namun, setelah Abdul Gafar bersama seorang temannya tiba, para pelaku sedang asik duduk santai bersama teman-temannya.

Niat Abdul Gafar, menagih utang atau janji kampanye pelaku pada korban, ternyata yang didapat Bogem Mentah dari para pelaku.

“Iya pak, dia (Yusuf Sikumbang) mengajak saya ketemu, katanya ada persoalan internal yang harus diselesaikan yaitu janji kampanyenya sebelum duduk sebagai pembantu rakyat di DPRD Riau. Naas setelah kami sampai, Yusuf Sikumbang langsung marah-marah serta memukul saya bersama teman-temannya yang juga anggota pembantu rakyat di DPRD Riau. Ada satu temannya bernama “Rico” memukul saya pakai kayu balok dan batu secara bertubi-tubi hingga babak belur," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Pembantu rakyat di DPDR dari partai PKB tersebut, belum bisa di konfirmasi. (Ans)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas