Headlines News :
Home » » Proyek Pengembangan Sistim Distribusi Air Minum Milik PDAM Rengat, Mangkrak

Proyek Pengembangan Sistim Distribusi Air Minum Milik PDAM Rengat, Mangkrak

Written By Harian Berantas on Friday, March 17, 2017 | 10:40:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Proyek Pengembangan Sistim Distribusi Air Minum dalam pekerjaan mekanikal elektrikal dalam bangun pelengkap Sistim Penyaluran Air Minum (SPAM) pedesaan, yang dibangun di Desa Petaling Jaya Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Inhu tahun anggaran 2015 dengan nilai sebesar Rp2,5 miliar, hingga kini tidak dilanjutkan dan terlantar.
Pada plang proyek tertera rekanan kontraktor pelaksana, CV Karya Muda, dengan masa waktu pelaksanaan terhitung sejak 9 Oktober 2015 atau 90 hari kerja (HK).

Kepala Desa Petaling Jaya, Abdul Rohman, baru-baru ini menyebutkan,  anggaran biaya kegiatan proyek Pembangunan Air Minum yang dialokasikan didaerah wilayahnya sebesar Rp13 miliar, dirasionalisasi menjadi sebesar Rp10 Miliar. Namun sampai sekarang, proyek yang telah menyedot nilai APBD puluhan miliar tersebut, tidak ada tanda-tanda untuk dilanjutkan pekerjaannya.

Adapun pekerjaan yang sudah dilakukan pekerjaannya oleh rekanan kontraktor menurut sepengetahuan Kades setempat, meliputi pembangunan rumah mesin, bak penampungan air, alat distribusi penyaluran air, satu unit mesin, dan satu unit pompa hingga pemasangan pipa induk ke 13 desa se Kecamatan Batangcenaku.

Namun disayangkan, dua tahun sudah umur proyek yang bernilai puluhan miliaran milik PDAM Rengat itu, tak kunjung berfungsi alias terbengkalai. sambung Kades.

Dirut PDAM Tirta Indra Rengat, Alfian Rahmad kepada Harian Berantas, Kamis (16/3/ 2017) mengaku tidak mengetahui adanya pembangunan distribusi SPAM di Desa Petaling Jaya tersebut. “Saya baru masuk ke PDAM tahun 2016,” singkat Alfian.

Sementara itu, Plt Kadis PU Inhu, Ir. Yelpidar kepada Harian Berantas, “Pembangunan SPAM di Desa Petaling Jaya  akan dilanjutkan tahun 2017 ini dengan menggunakan dana APBD Riau sebesar Rp.2 miliar. Dana sebesar Rp2 miliar tersebut, akan diperuntukkan untuk pembangunan rumah di lokasi SPAM dan belanja peralatan penyaluran pipa ke rumah rumah calon pelanggan.

Miris, tokoh masyarakat Petaling Jaya, Parulian mengatakan instalasi air PDAM ke pedesaan sudah banyak yang pecah. Sebab, penanaman pipa terlalu dangkal dan kerap  dilintasi kenderaan dan alat berat. (Lamhot)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas