Headlines News :
Home » » Kapolri Kembali Diminta Perjelas Penanganan Dugaan Korupsi & Pemalsuan di Proyek Pembangunan Jembatan Sei Kelakap Siak.

Kapolri Kembali Diminta Perjelas Penanganan Dugaan Korupsi & Pemalsuan di Proyek Pembangunan Jembatan Sei Kelakap Siak.

Written By Harian Berantas on Friday, March 24, 2017 | 8:42:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Dua tahun sudah, proses penyelidikan kasus dugaan korupsi dan perbuatan tindak pidana pemalsuan tanda tangan pada proyek pekerjaan pembangunan jembatan sungai kelakap (tahap I) tahun anggaran 2014 di Kabupaten Siak Provinsi Riau yang ditangani oleh Bareskrim Polri, dan Polda Riau, sampai sekarang belum juga ada perkembangan yang berarti.
AKBP RAFLI A. RAZAK Kepala Sub Bagian Itwasum Mabes Polri lt III saat ditemui Tim LSM KPK dan Wartawan Berantas, Kamis (23/03/2017)
Ketua Investigasi Dewan Pimpinan Pusat LSM Komunitas Pemberantas Korupsi, Jekson JP Sihombing, usai menemui Kasubag Itwasum Mabes Polri, AKBP Rafli A Razak di lantai 3, Jln Trunojoyo 3 Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (23/03/2017) siang, mengatakan, penanganan kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan sungai kelakap (tahap I) di Kabupaten Siak Provinsi Riau tahun anggaran 2014 yang sudah berlarut-larut ditangani dan tak ada progres yang jelas.

“Saya ingat kasus ini dulu merupakan sorotan publik tapi sampai saat ini tidak ada progres, apalagi kabar sejauh mana tahapan kasus ini ditangani Kapolri dan Kapolda Riau,” terang Jekson.

Jekso mengungkapkan, dalam proyek ini sebelumnya diduga terjadi pemalsuan tanda tangan di berbagai dokumen pekerjaan proyek, termasuk di dokumen surat pembuatan rekening pada Bank Mandiri Pekanbaru Sudirman Atas oleh pihak pengusaha kontraktor yang diduga bernama Kahirul Istiqmal, dengan korban, Ir. Sulijar S selaku Dirut PT. Surya Citra Gemilang.

Proyek dengan nama kegiatan, Pekerjaan Pembangunan Jembatan Sungai Kelakap (Tahap I) Kabupaten Siak,  lanjut Jekson, diketahui senilai Rp 9.058.173.000,- atau Rp9 miliar lebih yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2012 melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Kahirul Istiqmal yang ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana dalam proyek pekerjaan pembangunan jembatan sungai kelakap itu, merupakan salah satu tim pemenang (Timses) Drs Syamsuar pada pilkada tahun 2015 di Kabupaten Siak, diduga sengaja memalsukan tanda tangan Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang dalam dokumen pekerjaan proyek, hingga pada dokumen surat pembuatan rekening di Bank Mandiri Pekanbaru Sudirman Atas.

“Kan seharusnya pengusutannya dituntaskan kok malah tak ada kabarnya sampai saat ini. Apabila benar pelaksana proyeknya, bukan pihak yang memenangkan tender proyek yang diduga penuh rekayasa. Maka patut dicurigai proyek pembangunan jembatan sungai kelakap (tahap I) 2014 silam itu syarat dengan tindak pidana korupsi. Apalagi lembaga independen dalam hal ini BPKP, telah menemukan kelebihan bayar diluar progress pekerjaan proyek sebesar Rp400 juta lebih,” terang Jekson.

Jekson mengungkapkan bahwa dalam proses tender proyek memang sangat rentan bermasalah. Dimana modus manipulasi data tender seringkali dilakukan. Sehingga terkait dalam proyek pembangunan jembatan sungai kelakap di Kabupaten Siak tersebut, harusnya pihak Polri mendalami peranan ketua ULP, ketua Pokja sendiri, termasuk pejabat penting lainnya di Pemdakab Siak, Riau itu.

Sebelumnya (22 Maret 2015), Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang, Ir. Sulijar Situmeang, telah dimintai keterangannya sebagai saksi oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi di Badan Reserse Kriminal Polri, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan sungai kelakap (tahap I)  tahun 2014, dengan pelaku diduga para oknum pejabat penting pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak Provinsi Riau, dan rekanan kontraktor bernisial KI (Kahirul Istiqmal).

Dimana dalam laporan sebelumnya, pengusaha kontraktor, Kahirul Istiqmal, Kadis BMP Siak, Irving Kahar bersama Kabidnya Ardi Arfandi, dan PPTK proyek, secara resmi dilaporkan pemilik perusahaan PT. Surya Citra Gemilang, Salim, dan Ir. Sulijar Situmeang (korban), yang disusul dengan dukungan laporan lembaga Komunitas Pemberantas LSM ke Mabes Polri dan Polda Riau.

Oknum pengusaha kontraktor bernisial KI (Khairul Istiqmal), dituding sebagai dalang terjadi penyimpangan (korupsi) yang diawali dengan pemalsuan tanda tangan Direktur PT. Surya Citra Karya Gemilang dalam pekerjaan proyek Pembangunan Jembatan Sungai Kelakap (Tahap I) Kabupaten Siak Provinsi Riau tahun 2014 silam tersebut, pengusaha kontraktor, Khairul Istiqmal, maupun Kepala Dinas BMP Siak, Irving Kahar bersama Kabidnya Ardi Arfandi, dan PPTK proyek, belum dikonfirmasi awak media.

Namun Kabid Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kabupaten Siak, Ardi Arfandi saat jumpa Pers di ruangan rapat kantor Inspektorat Siak (09/05/2016) lalu membenarkan, bahwa dalam pekerjaan pembangunan jembatan sungai kelakap (tahap I) tahun 2014 tersebut, BPKP telah menemukan kelebihan bayar (nilai proyek) sebesar Rp400 juta lebih. (soz).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas