Headlines News :
Home » » Jual Asset Negara, Atas Kesepakatan Kades dan BPD

Jual Asset Negara, Atas Kesepakatan Kades dan BPD

Written By Harian Berantas on Friday, March 17, 2017 | 10:52:00 PM

HARIANBERANTAS, RENGAT- Maraknya pemberitaan yang menyoroti kinerja Kepala Desa Kerubung Jaya, Zainal Abidin, akhirnya Zanil Abidin (Kades), angkat bicara terkait pemberitaan atas jual beli lahan percontohan pertanian yang kerap disebut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) seluas 2 hektar, merupakan peninggalan dari Eks Transmigrasi pada tahun 1981 silam.
Doc. Lokasi Penyuluh Pertanian Lapangan
Kades Zainal mengungkapkan fakta yang sebenarnya. Dimana luas Lahan PPL sebenarnya menurut Kades, hanya mencapai luas 1,2 hektar, dan bukan 2 hektar. Itupun, tindakan jual beli tidak ada, dan hanya sebatas tukar guling. Terjadinya system tukar guling dimaksud, merupakan hasil kesepakatan masyarakat yang terdiri dari pengurus BPD, tokoh masyarakat setempat, para kaum PKK yang berita acaranya telah ditembuskan ke pihak Kecamatan yang saat itu dipimpin oleh Afran selaku Camat.

“Hasil kesepakatan itulah menjadi pedoman kami, itupun sudah kami belikan Kebun Plasma seluas 2 hektar yang sudah produksi, dan 1 hektar lahan kosong yang telah berhasil kami tanam sawit di Desa Aur Cina sebagai pengganti Lahan PPL yang dipersoalkan itu, jelas Kades.

Lebih jauh Kades, Zainal Abidin mengatakan, kebun plasma tersebut sudah berhasil, dan setiap bulannya Rp 4 juta. Jadi, informasinnya itu keliru, kata Zainal.

Harga Kebun Plasma itu sebesar Rp 280 jt, Lahan kosong seharga Rp 78 jt, belum lagi biaya - biaya tambahan seperti meratakannya perlu alat berat bulldozer, ditambah lagi buat parit habis sekitar Rp 140 juta.

Sementara setelah diukur, lahan PPL itu hanya dapat 30 petak dengan ukuran 15 x 20. Hargannya bervariasi 25 petak seharga Rp 30 juta. Sedangkan yang 5 petak, harganya 25 juta. Itupun ada kelonggoran kami buat, yang bayar kontan diskon Rp 2 juta, yang kredit dengan uang muka Rp 5 juta, angsuran Rp1400.000 setiap bulan selama 18 bulan, " beber Zainal yang diamini Supriadi selaku Ketua BPD setempat.

“Apa yang dikatakan pak Kades tadi, itulah fakta yang sebenarnnya. Ini semua kami lakukan hanya semata-mata membantu warga kami sendiri yang belum memiliki rumah. Tidak benar itu kalau kami dibilang jual lahan PPL. Tolong diingat, hanya tukar guling.

Gara - gara ini Kades kami dipanggil oleh Inspektorat Kabupaten Inhu. Apa yang kita bicarakan ini, tolong diberitakan seperti pembicaraan ini, kami tidak mau diberitakan diluar pembicaraan ini, ujar Supriadi berharap. (Lamhot/Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas