Headlines News :
Home » » Dugaan Korupsi di RSUD Selasih Pelalawan, Mencuat

Dugaan Korupsi di RSUD Selasih Pelalawan, Mencuat

Written By Harian Berantas on Monday, March 6, 2017 | 4:50:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Menanggapi adanya kasus dugaan tindak pidana korupsi BPJS dan Jamkesda di RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Direktur RSUD Selasih, dr.Ahmad Krinein yang dikonfirmasi Harian Berantas lewat via hendphon pribadinya, Minggu (05/03/2017) mengatakan, tidak benar adanya kegiatan Pemdakab Pelalawan melalui satuan kerja RSUD Selasih yang dinakhodainya untuk dana BPJS dan Jamkesda tahun anggaran 2013-2014 lalu.
Ft: Nett:  dr.Ahmad Krinein
“Dana BPJS dan Jamkesda tahun 2013 dan 2014 seperti yang ditanyakan itu tidak benar. Tak pernah Pemerintah Pelalawan melalui RSUD yang saya pimpin, ada melaksanakan kegiatan BPJS dan Jamkesda tahun anggaran 2013-2014 itu. Itu tidak benar, pungkas dr.Ahmad Krinein.

Pernyataan Direktur Selasih Kabupaten Pelalawan, dr.Ahmad Krinein tersebut, jauh bertolak belakang dengan bukti data yang diperoleh Redaksi media ini. Dimana pada tahun anggaran 2014 lalu, RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan sendiri, diketahui telah merealisasikan pendapatan sebesar Rp.2. 161.279.594,00 atau 72,04% dari target yang dianggarkan sebesar Rp3. 000.000.000,00,-

Pendapatan sebesar Rp.2.161.279.594,00 tersebut, bersumber dari penerimaan retribusi pelayanan kesehatan pasien umum dan perikatan pihak ketiga yang dinilai, RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan pada tahun 2014 lalu itu, belum menerapkan pola pengelolaan keuangan (PPK)-Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Diketahui, penerimaan retribusi kesehatan hasil klaim dari badan penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS selama 10 pada tahun 2014(Januari-Oktober), sebesar Rp.1.260.512.176,00 ditambah saldo awal klaim dari Jamkesda sebesar Rp114.467.400,00 yang sama sekali tidak disetor ke Kas Daerah.

Namun digunakan langsung untuk pembayaran jasa pelayanan, jasa manajemen, jasa pengelola, pembelian BHP, abat alkes, ATK dan ambulan yang terdiri, dari klaim BPJS periode Januari-Oktober 2014 dan klaim Jamkesda periode Januari-September 2014 dengan total jumlah pembayarannya sebesar Rp.4.128.748.772,00,-

Dugaan pelanggaran hukum tindak pidana korupsi terhadap penggunaan secara langsung penerimaan retribusi pelayanan kesehatan hasil klaim dari BPJS dan Jamkesda pada RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau sebesar Rp.4.128.748.772,00, dan pelanggaran atas kelebihan pembayaran jasa pelayanan sebesar Rp1.125.417.629,08 tersebut, diketahui pula sisa klaim dari BPJS dan Jamkesda per 31 Desember 2014sebesar Rp.506.277.967,00.

Sisa klaim dari BPJS dan Jamkesda per 31 Desember 2014 yang sebesar Rp.506 lebih tersebut, sudah dicatat sebagai kas di Bendahara Penerimaan RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan yang disimpan pada rekening tabungan BRI Simpeda, No. 0622-01-005358-53-7 atas nama RSUD Selasih sebesar Rp141.359. 857,00,-

Dengan demikian, terungkap penggunaan langsung atas penerimaan retribusi penerimaan retribusi kesehatan dari hasil klaim BPJS dan Jamkesda pada tahun 2014 tersebut, sebesar Rp4. 128.748.772,00 atau Rp2.895.129.053,00 + Rp.1.260.512.176,00 + Rp114.467.400,00 – Rp141.359.857,00, dan untuk belanja operasional sebesar Rp4. 128.748.772,00 atau Rp2.794.048.133,00 + Rp1.334.700.639,00 yang tidak tercatat dalam laporan realisasi anggaran pada RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan tahun anggaran 2014.

Bukan itu saja, regulasi dan pembagian jasa pelayanan yang tidak sesuai ketentuan, serta kelebihan pembayaran jasa layanan mencapai Rp1.125.417.629,08,- dan lain sebagainya.

Atas dugaan penyimpangan/penyelewengan ( Korupsi ) terhadap penggunaan langsung atas penerimaan retribusi penerimaan retribusi kesehatan dari hasil klaim BPJS dan Jamkesda tahun 2014 di RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau tersebut, dipastikan bakal berunjung ke ranah hukum, khususnya yang membidangi pemberantasan tindak pidana korupsi, ujar aktivis LSM Komunitas Pemberantas Korupsi, Abdul Rahman kepada Harian Berantas, Minggu (05/03/ 2017) sore kemaren. ( Mukhtar )
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas