Headlines News :
Home » , » Kapolda Riau Pimpin Audiensi Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis

Kapolda Riau Pimpin Audiensi Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis

Written By Harian Berantas on Thursday, January 19, 2017 | 7:56:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Zulkarnain Adinegara menggelar audiensi/klarifikasi perkembangan penanganan pengaduan dugaan tindak pidana korupsi anggaran Bansos/Hibah di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2012 senilai Rp272.277.491.850 atau sebesar Rp272,2 miliar yang dilaporkan elemen LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK) dan awak media kepada Kapolri, 01 Oktober 2013 silam.
Kapolda Riau Resmi Terima Laporan Tambahan Bukti Kasus Bansos Bengkalis dari Ketum DPP LSM KPK.
Audiensi tersebut di pimpin langsung Kapolda Riau di kantornya bersama 3 personilnya yakni, Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Dir Binmas Polda Riau, Kombes Kris, dan Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Rivai Sinambela selaku pihak yang menangani kasus dimaksud di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Sementara itu Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada Ketum LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK) selaku pelapor menyatakan kasus tersebut tetap ditindaklanjuti, apalagi dalam kasus itu sudah ada beberapa tersangka yang telah didakwa oleh Kejaksaan yang didasari dengan fakta-fakta korupsi yang terjadi.

Lebih dalam Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyatakan, berkas laporan yang baru saja diterima pihaknya dari LSM, tetap dipelajari untuk ditindak lanjuti, dan akan diberi jawaban kepada pelapor.

Dibenarkannya, bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Rivai Sinambela, jika dalam kasus tersebut sudah ada delapan orang yang telah jadi tersangka dan didakwa di Kejaksaan.

Atas keterangan tersebut yang di benarkan oleh Kapolda Riau, maka lembaga LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK), bersama DPD Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat Indonesia Bersatu) Kota Pekanbaru, memahami upaya dan kerja keras yang telah dilakukan oleh penyidik Polda Riau dalam melakukan proses penyelidikan yang tetap dilakukan pengawalan seterusnya oleh beberapa elemen anti korupsi. (Anas).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas