Headlines News :
Home » » Bupati Bengkalis Terancam Dilaporkan Balik ke Polisi

Bupati Bengkalis Terancam Dilaporkan Balik ke Polisi

Written By Harian Berantas on Thursday, January 12, 2017 | 10:21:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Terkait adanya informasi yang diterima jajaran staf redaksi media ini dari berbagai sumber, bahwa Bupati Amril Mukminin diduga telah melaporkan Pemred media ini (www.harianberantas.co.id), Toro ke Polda Riau, Sabtu (07/01/2017) pekan lalu.
Bupati Amril Mukminin
“Jika laporan itu benar, dia (Bupati, Amril) Saya laporkan balik” tegas Toro lewat via seluler di Kabupaten Siak, Kamis (12/01/2017).

Lebih jauh Pemred Redaksi media cetak/Koran Berantas dan website www.harianberantas.co.id ini mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah gentar dengan laporan tersebut. “Saya tidak akan takut dengan laporan itu. Kita hormati proses hukum,” ucapnya.

Namun demikian, dirinya malah mengancam akan melapor balik Bupati Bengkalis, Amril Mukminin itu ke Polisi. “Kita justru akan buat laporan balik. Kita akan ungkap kebenaran dugaan keterlibatan bersangkutan terkait dugaan korupsi dana Bansos/Hibah tahun 2012 silam itu di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Dikatakannya, pernyataannya Bupati, Amril mengenai anggaran Bansos yang diterima sebesar Rp1.475.000.000,00 dari jumlah anggaran sebesar Rp272.277.491.850 pada tahun 2012 itu tidak benar, justru bersangkutan saya pikir, hanya mencari perhatian dan mengalihkan isu saja.

Kasus korupsi luar biasa itu, sudah kita laporkan ke lembaga penegak hukum sejak tahun 2013. Dan kasusnya sudah ditangani Bareskrim Polri di Jakarta dan Polda Riau di Pekanbaru. Bahkan tersangka dan terpidana pun dalam kasus, sudah ada.

“Pemeriksaan lanjutan kasus dugaan korupsi dana Bansos sebesar Rp272 miliar lebih pada tahun 2012 silam itu, sampai sekarang masih berproses ditingkat Kepolisian. Laporan kita justru tidak mengada-ada. bukti otentiknya masih kita punya, dan telah kita serahkan kebeberapa lembaga hukum termasuk kepada Bapak Presiden RI di Jakarta,” terangnya.

“Jika laporan Polisi itu benar, kita berharap agar Saya segera dipanggil Polisi, dan saya minta agar Bupati Amril ditahan polisi. terang Toro.

Mengenai laporan sengketa pemberitaan Pers, saya pikir Polisi kita sudah profesional. Sebab aduan tentang sengketa pemberitaan Pers, ada prosedur yang harus dilalui sesuai Undang-Undang RI No. 40 Tahun 1999 tentang Pers yang merupakan Lex Specialis, untuk dipahami Bupati, Amril, ujar Toro seraya meminta tim Wartawan Berantas di Pekanbaru dan LSM KPK untuk mempertanyakan kebenaran laporan Bupati, Amril itu di Polda Riau, Jum,at (13/01/2017). (Zosa)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas