Headlines News :
Home » » Tindaklanjut Laporan Korupsi Bansos Bengkalis Sampai ke Meja Presiden RI, Nasib Amril Mukminin Diyakini Diambang Pintu

Tindaklanjut Laporan Korupsi Bansos Bengkalis Sampai ke Meja Presiden RI, Nasib Amril Mukminin Diyakini Diambang Pintu

Written By Harian Berantas on Wednesday, December 28, 2016 | 11:54:00 PM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Selasa 27 Desember 2016 kemaren, Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain mendesak dan meminta anggotanya agar menahan dan menangkap Ketua DPRD Bengkalis, Heru Wahyudi terkait kasus dugaan korupsi dana Bansos/Hibah Kabupaten Bengkalis sebesar Rp272.277.491.850 s/d Rp400 miliar.
tanda terima surat klarifikasi LP dari Presiden RI dan DPR RI (09/12/2016)
"Tangkap lagi dia, kalau sudah lengkap atau P21 berkasnya perkaranya," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain, Selasa (27/12/2016) kemaren.

Kendati sudah dua minggu surat pemberitahuannya P21 dari Kejati Riau, diakui dirinya, Zulkarnain belum melihat isi suratnya. Namun dia mengatakan akan mengecek langsung ke anggotanya Direktorat Krimsus Polda Riau.

"Belum saya cek, namun kalau sudah P21, itu artinya polisi berhasil melengkapi buktinya. Wajib ditangkap dan ditahan, lalu serahkan langsung ke Jaksa," jelas Zulkarnain.
Plank/Merk proyek dengan nilai Rp19,8 miliar diatas diduga milik/titipan salah satu oknum yang diduga sebagai jasa untuk mengamankan kasus dugaan korupsi oknum pejabat tinggi di Bengkalis
Untuk diketahui, dalam perkara dugaan kasus korupsi dana hibah/Bansos Kabupaten Bengkalis tahun 2012 silam sebesar Rp272 miliar hingga Rp400 miliar tersebut, melibatkan sebanyak 97 orang pejabat Eksekutif dan Legislatif di Kabupaten Bengkalis peride 2009-2014 termasuk Bupati Bengkalis yang sekarang, Amril Mukminin.

Namun proses penangangan perkara korupsi yang luar biasa di Kabupaten Bengkalis ini, telah ditangani Polda Riau sejak tahun 2013 silam. Akan tetapi, proses penyelidikan dan penyidikannya sampai sekarang di Polda Riau semakin tak jelas.

Tanpa ulur waktu pun, akhirnya Lembaga Komunitas Pemberantas Korupsi atau LSM KPK mengambil langkah melaporkan kasus tersebut ke Ombusman RI (07/11/2016) lalu yang kemudian dilanjutkan ke Presiden RI dan Komisi III DPR RI di Jakarta, Jum,at (09/12/2016) yang lalu.

“Sebelumnya para oknum pejabat yang terlibat dalam lingkaran korupsi Bansos/Hibah tersebut ditangkap dan ditahan oleh aparat hukum, kami tetap melakukan pengawalan serta menindaklanjuti. Bahan bukti otentik perkara korupsi ini tetap kami kantongi sebelum para oknum-oknum di Bengkalis itu dijerat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan berlalu. Bupati, Amril Mukminin itu, juga terlibat,” ujar coordinator DPP LSM KPK, Josa Wijaya SH, kepada Wartawan di Pekanbaru, Rabu (28/12/2016) sore. (Yana/Eta)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas