Headlines News :
Home » » Diminta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Sumber Daya Air PU Riau, Jangan Dibayar Proyek Pantai Meskom Bengkalis Yang Dikerjakan Asal Jadi dan Ambruk

Diminta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Sumber Daya Air PU Riau, Jangan Dibayar Proyek Pantai Meskom Bengkalis Yang Dikerjakan Asal Jadi dan Ambruk

Written By Harian Berantas on Thursday, December 29, 2016 | 4:20:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Agar tidak terjadi kerugian Negara terhadap pekerjaan Proyek Pembangunan Pengaman Pantai Meskom Kecamatan Bengkalis. Kabupaten Bengkalis, bersumber Dana APBD Provinsi Riau tahun Anggaran 2016, dengan nilai kontrak sebesar Rp.3,9. M diduga sarat korupsi/KKN. Disulap dari berbagai Item Kegiatan sehingga tidak mengikuti  kontrak kerja sesuai perencanaan awal.

Diminta kepada pihak Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan sumber daya air, Provisi Riau, agar tidak membayar dan memerinthkan Kontraktor pelaksana segera dibongkar dan dikerjakan kembali sesuai Bestek atau Spek sebagaimana kontrak dan perjanjian awal.

Hal ini diungkapkan oleh Tehe, Ketua DPP Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Pemberantas Korupsi (LSM-PPK), , saat dijumpai media berantas dilokasi, Rabu, 27/12/2016, menjelaskan, dalam proses pelaksanaan Proyek Pembangunan Pengamanan Pantai Meskom yang berlokasi di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor dari PT. TASIK SERAI,  kuat dugaan telah terjadi kecurangan dengan mengurangi Volume pekerjaan, yang dinilai sengaja dilakukan oleh PPK/PPTK, dan konsultan pengawas, demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Berdasarkan fakta/bukti yang kita peroleh saat ini dilapangan bahwa proyek pembangunan pengaman pantai meskom, sama sekali tidak ada penggalian untuk pondasi, kecuali batang kelapa yang melintang yang dijadikan pondasi proyek tersebut, seperti yang dilihat rekan-rekan wartawan saat ini dilapangan. Kita sangat menyayangkan perencanaan proyek pengaman pantai meskom bengkalis yang dinilai pelaksanaanya tidak professional. Imbuhnya.

Menurut pengalaman kita, kata Tehe lagi, biasanya apapun bentuk banguanannya baik bangunan swasta, maupun bangunan pemerintah harus memakai pondasi agar bangunan tersebut kuat dan kokoh, sehingga tidak cepat ambruk, namun kita sangat menyayang kinerja pihak dinas Cipta Karya dan sumberdaya air (PU) riau bersama kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas yang sengaja tidak mengikuti Bestek/Spek pekerjaan, ehingga tidak mengedepankan kualitas Proyek tersebut.

Tehe menambahkan berdasarkan hasil pengamatan atau pemantauan kita awal proyek pengaman pantai meskom ini dimulai pekerjaannya dari timur ke barat dengan volume pekerjaan panjang kurang lebih 75 M, lebar 10 M,  sama sekali tidak dilakukan pengkalian pondasi dengan kedalam 1 meter. Padahal itu harus di gali pondasi karena itu jantung setiap proyek.

Proyek yang tidak mengikuti bestek pasti hasilnya tidak baik “ya, itu fatal jika tidak berpedoman pada bestek. Silahkan lihat saja, belum sampai 2 bulan setelah selesai sudah ambruk atau hancur. Kita kwatir tidak sampai satu tahun proyek pengaman pantai yang terkesan asal jadi ini, akan rata terbawa arus ombak, dan kita telah menyurati pihak rekanan kontraktor, PT.TASIK SERAI, dan pihak Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Propinsi Riau diterima langsung oleh Kabid Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (PU) Riau, JANUAR, Kasi, HERDY, dan PPK, AHMAD, namun sampai detik ini belum ada respon.

Minta Bongkar Kembali.

Untuk menghindari kerugian Negara yang lebih besar, diharapkan kepada pihak Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (PU) Riau, untuk tidak menerima hasil Proyek tersebut, dan memerintahkan kontraktor untuk membongkarnya dan mengerjakan kembali sesuai Bestek/Spek kegiatan sebagaimana Perjanji awal.

Tim dpp lsm ppk minta pihak Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (PU) Riau untuk meninjau kembali kondisi proyek pengaman pantai meskom Bengkalis yang saat ini, ambruk atau hacur sebelum terlambat dan juga menghindari timbulnya kerugian ke uangan Negara yang lebih besar lagi. Tegas Tehe.


Harapan Masyarakat

Masyarakat sekitar Pantai Meskom Bengkalis menghapkan Proyek Pengaman Pantai dapat bertahan lama da bermanfaat bagi masyarakat tempatan kedepan.

Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat, dalam proses pekerjaan proyek ini pihak Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau bersama konsultan pengawas dan Rekanan Kontraktor kuat dugaan bermain. “Ya, kuat dugaan kita Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau bersama konsultan pengawas dan Rekanan Kontraktor pelaksana bermainlah pak”.

Pasalnya, banyak pekerjaan yang saya lihat di lokasi sangat jauh berbeda dengan gambar yang ada, seperti Pemasangan Pondasi yang seharusnya ada, tapi kan tidak ada dilaksanakan. Informasi yang dengar, ada perintah dari dinas untuk tidak dilakukan ditiadakan pondasinya sedalam 1 M, tetapi hanya dibersihkan saja”.

“adapun permasalahan proyek itu, seperti pemasangan atau penyusunan batu tidak tersusun rapi banya yang kosong atau tidak diisi batu didalamnya, begitu juga pemasangan cerocok Ukuran 6 Cm, Geotek tidak dijahit, Jelasnya kepada wartawan dilokasi proyek”.

Pasalnya dalam kontrak kerja/bestek, volume pekerjaan sepanjang kurang lebih 75 M Lebar 10 M, dan harusnya digali pondasinya 1 M, ternyata dilapangan sama sekali tidak dilakukan penggalian. Selain itu, pada pemasangan geotek asal jadi saja tidak ada di jahit, dan jarak pemasangan cerucuk diduga tidak sesuai bahkan yang digunakan adalah sebahagian pohon kelapa dengan dilintangkan bukan ditancapkan, hal ini terlihat saat ini.

Lebih jauh dijelaskannya lagi, selama proses pelaksanaan proyek ini, Pihak PPK/PPTK (pengawas) dari dinas tidak pernah datang kelokasi, begitu juga konsultan pengawasnya dari CV. Serunting Konsultan, tidak pernah kami lihaat dilapangan.

Besar hapan kami kepada kawan-kawan media dan LSM agar masalah proyek ini diusut tuntas, kami siap menjadi saksi dipengadilan apabila dibutuhkan, karena setiap hari kami berada dilokasi proyek ini, “Ya, kami kan warga sini, tentu kami ketahui” Imbuhnya. (Anas)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas