Headlines News :
Home » , » LSM KPK Pertanyakan Kelanjutan Laporan Kasus Dugaan Korupsi Dinas PU ke Polres Bengkalis

LSM KPK Pertanyakan Kelanjutan Laporan Kasus Dugaan Korupsi Dinas PU ke Polres Bengkalis

Written By Harian Berantas on Wednesday, October 26, 2016 | 8:53:00 PM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Dewan Pimpinan Daerah LSM Komunitas Pemberantas Korupsi atau LSM KPK daerah Kabupaten Bengkalis-Riau, menyurati Kepala Kepolisian (Polres) Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono SIK, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis tahun 2015 dan 2014 yang diadukan LSM tersebut 31 Agustus 2016. LSM anti korupsi itu melayangkan surat tadi siang, (26/10/2016) bernomor 142/DPD-LSM KPK/BKS/X/2016.


Ketua LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) daerah Kabupaten Bengkalis Deady Royfika mengatakan dirinya sengaja melayangkan surat ke Polres karena kasus dugaan korupsi di suku dinas PU Bengkalis yang diadukannya sudah masuk sejak Agustus 2016 lalu.

“Kami mempertanyakan  kasus dugaan tindak pidana korupsi Dinas PU Bengkalis. Sampai di mana tindaklanjut kasusnya sekarang,” sebut Deady saat memberikan keterangan Pers-nya di Mapolres Bengkalis, Rabu, (26/10/2016).

Katanya, kasus dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis di Dinas PU tersebut sudah dilaporkan sejak Agustus 2016 lalu. Maksud menyurati Kepolisian Resor Bengkalis, agar kasus dugaan itu diproses sesuai aturan yang berlaku.

Jika kasus itu tidak bisa diproses di Polres Bengkalis, dirinya berencana meningkatkan laporan dugaan kasus ke Polda Riau dan Bareskrim Polri.

Sementara itu, BA SIUM Polres Bengkalis, Bripda Rahmad Alhayat, saat berbincang-bincang dengan Wartawan usai menerima surat tindak lanjut laporan dari aktivis anti korupsi tersebut mengatakan, kalau laporan yang disampaikan beberapa waktu lalu itu ke pak Kapolres, bisa dipertanyakan langsung sama Kasat dan Kanit Tipikor. Karena semua laporan yang masuk itu pasti dilimpahkan Kapolres ke Kasat Reskrim, seperti surat laporan yang baru masuk ini, pungkasnya.

Sementara, penyidik pada unit Tipikor Polres Bengkalis, Juliandi, kepada harianberantas.co.id di Mapolres Bengkalis menyebutkan, jika laporan dugaan korupsi pada Dinas PU Bengkalis yang disampaikan aktivis LSM KPK bulan Agustus 2016 tersebut, sedang diproses Polisi.

“Laporan itu sedang kami proses. Semuanya pasti naik dan di gelar di Polda Riau. Sekarang ini kami masih bekerja melakukan penyelidikan sekaligus meminta keterangan-keterangan para terduganya. Percayalah itu semuanya pasti naik ke Kejaksaan, tegas Juliandi.

Diketahui sebelumnya, LSM KPK daerah Kabupaten Bengkalis, menduga ada penyalahgunaan APBD tahun 2015 dan 2014 yang dilakukan oleh pihak Dinas PU Bengkalis. Dugaan penyelewengan yang bersumber biaya APBD yang disampaikan LSM KPK berdasarkan hasil laporan masyarakat ke LSM dan Media yang langsung dilakukan investigasi ke lapangan. (Meri)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas