Headlines News :
Home » , » Kejari Bengkalis Diminta Usut Dugaan Penyelewengan Dandes di Desa Damai Tahun 2015

Kejari Bengkalis Diminta Usut Dugaan Penyelewengan Dandes di Desa Damai Tahun 2015

Written By Harian Berantas on Sunday, October 23, 2016 | 9:24:00 AM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Pengusutan dugaan penyelewengan pengelolaan Dana Desa (Dandes) Tahun 2015 yang berasal dari sumber biaya APB-Desa, APBN dan ADD tahun 2015, diduga dilakukan oknum Pj Kepala Desa Damai Kecamatan Bengkalis bernisial ER (Erianto,S.E, red) yang kini menjabat mengemban tugas sebagai Kepala UPTD Dispenda Kecamatan Bengkalis di Kabupaten Bengkalis-Riau. Dimana kasusnya kini sementara ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, dinilai berjalan lambat dan diminta untuk secepatnya dituntaskan.
Dok: Rumah dan mobil Pribadi Mtn Pj Kades Damai di Jl Utama Gg Bonjol Kelurahan Rimba Sekampung dan di Jl. Perjuangan Gg Surya Timur Desa Wonosari Bengkalis
Seperti dikatakan, Syafijal  warga Kecamatan Bengkalis kepada sejumlah awak media. Laporan dugaaan penyelewengan pengelolaan Dandes yang ada di Desa Damai Kecamatan Bengkalis sudah dilaporkan ke pihak Kejari Bengkalis tanggal 07 September 2016 lalu.

“Berkasnya sudah kami serahkan ke pihak Kejaksaan, namun hingga saat ini sudah lebih 30 hari kerja laporan diberikan, belum juga menuai hasil, untuk itu kami berharap kepada penegak hukum (Kejari Bengkalis) agar serius menuntaskan laporan tersebut,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan Romadhon, warga yang sama. Kami sangat berharap laporan tersebut segera dituntaskan apapun hasilnya, karena kejadian ini pada tahun anggaran 2015 lalu, namun hingga saat ini belum disentuh oleh hokum.

“Jangan sampai hal ini mengendap terlalu lama hingga menemui titik jenuh kepada kami sebagai masyarakat yang sangat mendambakan keadilan, untuk itu kami minta pihak Kejaksaan agar dapat segera menuntaskan laporan dugaan penyelewengan Dana Desa Damai Kecamatan Bengkalis tahun 2015 tersebut,” imbuhnya.

Kepala Kejaksaan Bengkalis Rahman Dwi Saputra SH,MH melalui Kasi Intel, Rully Afandi saat ditemui harianberantas.co.id diruang kerjanya belum lama ini mengatakan, pihaknya segera menurunkan tim  lapangan untuk pengumpulan data dan bahan keterangan (Puldata pulbaket) atas laporan warga dan LSM tersebut.

“Kami dalami dulu kasus ini, dari hasil keterangan dan bukti yang diserahkan apakah ada indikasi korupsi atau tidak, untuk itu kami berharap masyarakat dan atau rekan-rekan dari LSM dan Wartawan dapat bersabar menunggu hasil atas laporan tersebut, sebab untuk mendalami kasus tidak boleh tergesa-gesa, pada prinsipnya laporan tersebut tetap akan kami tuntaskan,” tandasnya.

Mantan Penjabat Kepala Desa Damai Kecamatan Bengkalis, Erianto SE, yang kini mengemban tugas sebagai Kepala UPTD Dispenda Kecamatan Bengkalis di Kabupaten Bengkalis saat dikonfirmasi melalui seluler pribadinya tidak diangkat, di sms hingga berita ini diterbitkan juga tak dibalas. (ed/mr/An).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas