Headlines News :
Home » » Dituduh sebagai seorang Pembunuh, Jessica: Fitnah Itu Lebih Kejam Dari Pembunuhan

Dituduh sebagai seorang Pembunuh, Jessica: Fitnah Itu Lebih Kejam Dari Pembunuhan

Written By Harian Berantas on Thursday, October 20, 2016 | 9:39:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali menangis saat membacakan duplik yang dibuatnya di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Terdakwa Jessica tak kuat membendung tangisnya saat dirinya mengatakan bahwa dirinya merasa difitnah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).


"Sejak saya ditahan banyak isu soal kepribadian saya yang dipermasalahkan. Bahkan JPU menuduh saya sebagai seorang pembunuh hanya karena melihat bentuk wajah saya. Apapun yang saya lakukan selalu salah di mata penuntut umum," ungkap Jessica sesenggukan, Kamis (20/10).

Terdakwa Jessica melanjutkan saat dirinya menunjukkan ekspresi senyum dirinya dianggap pembunuh berdarah dingin. Sementara saat dia berekspresi tidak tersenyum itupun dipermasalahkan.

"Dalam beberapa sidang pun mendengar beberapa keterangan saksi yang mengatakan saya menangis karena saya tidak mampu mendengar kesaksian-kesaksian bohong tapi penasihat hukum menasihati agar saya tetap tegar dan jangan menangis. Dan yang menyedihkan lagi kenyataan saya masih bernapas pun dipermasalahkan lagi dan dicemooh. Lalu saya harus bagimana?," ungkap terdakwa Jessica sambil menitikan air mata.

"Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Jadi saya mohon kepada JPU untuk tidak menyatakan saya salah, faktanya saya masih hidup dan Mirna sudah meninggal itu adalah hal yang patut disyukuri. Bagimana kalau JPU anaknya mengalami apa yang saya alami. Harus mendekam di tahanan atas perbuatan yang tidak pernah saya lakukan," kata Jessica sambil menangis.

Terdakwa Jessica pun kembali mengungkapkan masalah yang menimpanya saat ini menjadi pukulan terberat dalam hidupnya.

"Satu pemberitaan yang tidak pernah terbayangkan oleh saya maupun keluarga dan anda bisa bayangkan bagaimana kesedihan orangtua saya anaknya di dalam penjara. Ketika di dalam persidangan dibully oleh masyarakat atas apa yang tidak saya lakukan," tutup terdakwa Jessica. (Soz)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas