Headlines News :
Home » » Dana APBN Proyek PJN Wilayah I & II Riau Fantastis, Mudah-Mudahan Diperhatikan KPK

Dana APBN Proyek PJN Wilayah I & II Riau Fantastis, Mudah-Mudahan Diperhatikan KPK

Written By Harian Berantas on Wednesday, October 12, 2016 | 11:30:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke Riau melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Bina Marga Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I dan II Riau setiap tahunnya, cukup fantastis. Khusus untuk PJN Wilayah I dan Wilayah II saja, setiap tahun mendapatkan anggaran ratusan miliar rupiah.


Ruas jalan yang didanai APBN setiap tahunnya ini, yaitu Ruas Jalan Lintas Utara, Ruas Jalan Nasional, Ruas Jalan Lintas Timur, Kawasan Dalam Kota Pekanbaru serta sebagian Kabupaten Kota di Riau. Untuk itu, diharapkan kepada antirasuah (KPK) RI untuk segara memulai tahapan penyelidikan soal proyek Pelaksanaan Jalan Nasionbal (PJN) Wilayah I dan II Riau ini. Sedangkan Kantor PJN Wilayah I&II ini berada di Padang Provinsi Sumatera Barat.

Selain awak media memberikan informasi kepada KPK dan Presiden RI, Media juga meminta agar PPATK melibatkan diri untuk menelusuri aliran dana APBN ini ke Riau, apakah melibatkan sejumlah oknum DPR RI seperti kasus Anggota DPR RI, Damayanty yang telah menjadi terdakwa dengan vonis hukuman penjara selama 4,5 tahun atas kasus korupsi dana APBN melalui Kementerian PUPR dalam sejumlah Paket proyek di wilayah Papua, Provinsi Maluku.

Bukan main, seperti yang dinungkapkan sejumlah Komisi Hukum DPR RI beberapa waktu lalu bahwa, Komisi V DPR RI diduga meminta jatah hingga Rp10 triliun kepada Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat untuk memuluskan jalannya sejumlah proyek yang didanai APBN di wilayah Provinsi terntentu, salah satunya adalah wilayah Malukhu. 

Namun secara perlahan, kasus itu akhirnya terungkap dan KPK menangkap seorang anggota DPR RI, Damayanti, kontraktor beserta beberapa Pejabat serta Pegawai Kementerian PUPR.

Kembali ke Riau, siapa saja oknum Pejabat Pemerintah Riau yang mengajukan program pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan. Pembangunan Perumahan, Pembangunan Bendungan, Persawahan dan Drainase serta Pembangunan Kawasan Permukiman dan Pembangunan Air Bersih melalui dana APBN. Lalu, siapa saja oknum Pejabat Kementerian PU&PR serta siapa saja oknum Anggota DPR RI yang turut terlibat dalam pengesahan sejumlah Paket kegiatan proyek di Riau.

Apakah sudah berjalan dengan baik atau terindikasi adanya kecurangan, konspirasi seperti yang dilakukan anggota DPR RI, Damayanti dan sejumlah Pejabat dan Pegawai Kemterian PU&PR.? “Ini sudah menjadi rahasia umum dan secara terang-terangan para oknum pejabat Kementerian PUPR ini melakukan kejahatan korupsi. Oknum Pejabat Penyelenggara Negara berdalih setiap program Pembangunan untuk Rakyat kecil.

Nyatanya, inilah yang terjadi di Riau. Kita tidak heran lagi, makanya karir mereka (oknum) Pejabat kita ini selalu berakhir di Penjara. Mari kita buka bersama-sama melalui publikasi di Media, demi kepentingan Rakyat Riau. Kita menyampaikan informasi kepada KPK dan kepada Presiden RI sesuai dengan akses informasi kita.

Setiap informasi harus disertai dengan data-data lapangan seperti foto dan lainnya sehingga informasi itu cepat ditelusuri KPK RI dan menjadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo. Kita sangat yakin akan ada yang terjerat hukum. Kita juga jangan mudah percaya dengan penegak hukum di daerah.

Pengalaman terakhir kita adalah, penangkapan Jaksa Asrizal yang menerima uang suap Rp365 juta dari Terkadwa, Xaveriandy Sutanto beserta isteri, Memi dan adiknya. Dalam kasus ini, tentu saja melibatkan Pejabat tinggi penyelenggara Negara yaitu Ketua DPD RI, Irman Gusman yang juga menerima uang suap Rp.100 juta namun terjaring dalam OTT KPK RI beberapa waktu lalu dalam kasus Impor Gula,” terang Ketua GWI Riau, Bowoziduhu SB kepada wartawan. Kamis (12/10/2016) lalu. (Ozi)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas