Headlines News :
Home » , » Polda, Kejati Riau dan KPK Harus Usut Bau Korupsi TPA Desa Merempan Hulu Siak

Polda, Kejati Riau dan KPK Harus Usut Bau Korupsi TPA Desa Merempan Hulu Siak

Written By Harian Berantas on Sunday, August 28, 2016 | 2:12:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Dugaan kasus korupsi TPA Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak Kabupaten Siak, dengan mata anggaran pada tahun 2011 senilai Rp2.940.063.700 dan 2013 Rp1.655.555.500,00 total sebesar Rp4,5 miliar, pengusutannya harus ditangani Polda Riau, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini  dilakukan, karena rakyat Kabupaten Siak merasa khawatir kasusnya di “86” kan, menyusul adanya kasus korupsi belakangan ini ada yang mengadukan ke lembaga yuidikatif di daerah.

Wan Ibrahim ST. MT, Kadispas Siak dan TPA Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak yang diduga berbau korupsi
Sejumlah masyarakat Siak mendesak Polda Riau, Kejati Riau dan KPK untuk segera menangani dugaan kasus TPA Desa Merempan Hulu Kabupaten Siak, agar kasus tersebut dibuat terang benderang. Alhasil, jika terindikasi segera pelakunya diseret ke meja hijau dan sebaliknya jika tidak ditemukan unsur melakukan hukum, penyelidikannya segera dihentikan.

Seperti diberitakan harianberantas.co.id sebelumnya, salah seorang pemborong local di Kabupaten Siak yang keberatan disebutkan jatidirinya menjelaskan, bahwa kasus TPA di Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak dimunculkan kepermukaan, karena hingga tahun 2016 ini, pembangunannya tidak bisa dirampungkan oleh pemborong pemenang tender. Alih-alih dengan kejadian itu, pihak Dinas Pasar, Kebersihan Dan Pertamanan Bidang Pasar Kabupaten Siak malah melakukan pembiaran hingga proyek dilapangan amburadul dan terbengkalai.


Lebih parah lagi, kata pemborong tadi, pejabat berkompeten di kantor Dinas Pasar, Kebersihan Dan Pertamanan Bidang Pasar, secara berjamaah malah menandatangani BA (Berita Acara) penagihan ke bagian Kas Pemdakab Siak untuk membayar proyek yang nota bene pembangunannya amburadul dan terbengkalai. Kemudian pejabat di bagian Kas Pemdakab Siak tadi, sebelumnya tidak melakukan cek fisik pembangunan ke TPA Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak yang menelan biaya mencapai Rp4,5 miliar dalam kurun dua tahun, bahkan sebaliknya malah mencairkan dana tagihan sesuai tertera di mata anggaran proyek tersebut.

Menyusul telah dilaporkannya dugaan kasus korupsi TPA Desa Merempan Hulu ke lembaga yudikatif yang berkedudukan di daerah Kabupaten Siak, malah memperparah kekhawatiran rakyat pemohon keadilan di Kabupaten Siak.

Mengapa demikian?, karena kasus tersebut disinyalir tidak ditangani secara serius untuk dibawa ke meja hijau. “Proyek TPA Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak, takut dijadikan ‘Gula-gula’ oleh oknum yang hobbynya memakan uang APBD alias uang rakyat,” kata salah seorang pemborong yang namanya minta tidak ditulis.

Kadis Pasar Dan Pertamanan Siak, H. Wan Ibrahim, ST,MT yang diduga berperan memainkan dana proyek TPA di Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak hingga berpotensi merugikan keuangan daerah dan Negara saat hendphon pribadinya 08127664***dihubungi harianberantas.co.id guna konfirmasi berita, tak diangkat. Konfirmasi tertulis yang dikirim media ini pun sebelumnya, juga tak dibalas. (Meri)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas