Headlines News :
Home » , » Korupsi Ganti Rugi Lahan Bakal Terungkap, Berkas Korupsi PT. BLJ Bengkalis Dilimpahkan Kejagung ke Kejati Riau

Korupsi Ganti Rugi Lahan Bakal Terungkap, Berkas Korupsi PT. BLJ Bengkalis Dilimpahkan Kejagung ke Kejati Riau

Written By Harian Berantas on Thursday, August 18, 2016 | 10:20:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Ir. H Herliyan Saleh MSc mantan Bupati Bengkalis periode 2010-2015, kembali terjerat kasus korupsi. Ironisnya, belum tuntasnya perkara korupsi dana Bibah dan Bansos Kabupaten Bengkalis tahun 2012 senilai Rp272 miliar, kini ia (mantan Bupati-red) kembali dijerat dengan perkara korupsi penyertaan modal pada perusahaan PT Bumi Laksmana Jaya (PT BLJ) tahun 2012 dengan potensi kerugian Negara sebesar Rp300 miliar.

6
             Tanda Terima Surat Laporan LSM KPK                                                                   Staf Jaksa Agung saat menerima bukti LP 
                   Korupsi dari Ketum LSM KPK



Hal ini terbukti, saat penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melimpahkan berkas perkara korupsi penyertaan modal PT BLJ dengan potensi kerugian Negara sebesar Rp300 miliar yang diduga melibatkan sang mantan Bupati tersebut ke pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (18/8/16).

Berkas kasus dugaan korupsi luar biasa di Kabupaten Bengkalis yang dilimpah Kejaksaan Agung RI ke Kejaksaan Tinggi Riau tersebut merupakan limpahan tahap yang ke-2.

Dalam perkara korupsi yang luar biasa ini, Herliyan Saleh dinilai tidaklah sendirian. Namun ada tiga tersangka lain yang terlibat yakni, Burhanuddin merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) non aktif. Kemudian Ribut Susanto, Komisaris PT BLJ, dan Drs H. Muklis yang juga sebagai Kepala Inspektorat Pemkab Bengkalis (non aktif).

 "Hari ini, penyidik Kejagung limpahkan (tahap II) perkara korupsi penyertaan modal PT BLJ yang menjerat Heliyan Saleh dan tiga rekannya," terang Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidawan SH.

Dikatakan Muspidawan, Kasus ini berawal tahun 2012 lalu. Ketika Pemkab Bengkalis menyertakan modal ke PT BLJ sebesar Rp 300 miliar. Anggaran itu sedianya diperuntukkan untuk pembangunan dua Pembangkit Listrik PLTGU, di Buruk Bakul, dan Kecamatan Pinggir, Bengkalis.

Namun, alokasi dana tersebut PT BLJ justru menginvestasikan ke sejumlah perusahaan yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan pembangunan PLTGU itu sendiri.

Sejumlah perusahaan yang menerima aliran dana itu diantaranya adalah PT Sumatera Timur Energi dan PT Riau Energi Tiga, nominalnya mulai dari jutaan rupiah sampai dengan miliaran. Bentuk investasi, merupakan beban operasional, yang tidak ada hubungannya dengan pembangunan PLTGU." Papar Muspidawan.

Akibat perbuatan keempat tersangka yang telah merugikan negara ratusan miliar itu. Keempatnya dijerat Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah ditambah dan diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," jelas Muspidawan.

Diberitakan sebelumnya, aktivis dari lembaga LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK), Selasa 24 Mei 2016 lalu, mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta guna mempertanyakan kelanjutan penanganan perkara korupsi penyertaan modal kepada BLJ Bengkalis tahun 2012 yang merugikan keuangan negara sebesar 300 miliar itu.

Sehingga kedatangan aktivis anti korupsi itu pun, langsung direspon oleh pihak Kejaksaan Agung RI dengan penanganannya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (18/08/2016.

Sekedar diwartakan, dalam perkara tindak pidana korupsi penyertaan modal PT BLJ yang merugikan keuangan daerah dan Negara sebesar Rp300 miliar tersebut, dua pelaku lainnya telah hukum dipidana. Kedua terpidananya itu masing-masing, Yusrizal Handayani, Dirut PT BLJ, divonis 5 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) RI. Kemudian Ary Suryanto, Staff PT BLJ dengan hukuman pidana penjara selama 8 tahun.

Sementara, kasus korupsi pembebasan ganti rugi lahan/tanah khususnya untuk lokasi pembangunan PLTGU yang dibangun Pemda Bengkalis melalui PT. BLJ Bengkalis di Kecamatan Pinggir, Bengkalis tersebut, bakal dilaporkan aktivis LSM KPK ke lembaga Kejaksaan Agung dan KPK RI. (Eta)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas