Headlines News :
Home » , , » Dugaan Korupsi & Pemalsuan Tanda Tangan Dirut PT. SCKG Dalam Dokumen Proyek Jembatan Sei Kelakap Siak, Diusut

Dugaan Korupsi & Pemalsuan Tanda Tangan Dirut PT. SCKG Dalam Dokumen Proyek Jembatan Sei Kelakap Siak, Diusut

Written By Harian Berantas on Friday, August 12, 2016 | 8:13:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Menindaklanjuti berita situs harianberantas co.id edisi 10 Agustus 2016 lalu terkait tindak pidana dugaan korupsi dan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen proyek pembangunan jembatan Sungai Kelakap Kabupaten Siak Provinsi Riau (tahap I) senilai Rp9.058.173.000 yang terjadi pada tahun 2014 silam, akhirnya pelaporannya kembali ditingkatkan oleh Sekretaris Umum (Sekum) LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) secara resmi ke Mabes Polri, Kamis, 11 Agustus 2016.

Sekum LSM KPK, B Naso
Langkah aktivis LSM KPK kembali melaporkan kasus dugaan korupsi maupun pemalsuan tanda tangan Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang (PT.SCKG), Ir Sulijar Situmeang yang terkesan melibatkan beberapa pejabat teras di PU Dinas Bina Marga dan Pengairan Siak termasuk oknum kontraktor bernisial KI (Khairul Istiqmal) tersebut, berdasarkan bukti dari hasil konfortir korban pemalsuan tanda tangan, Ir Sulijar Situmeang kepada pihak Kepolisian Polda Riau pada tanggal 27 Juli 2016 lalu.

Dimana penyidik Polda Riau pada tanggal 01 Juli 2016, telah mengeluarkan surat keterangan dengan nomor S.Tap/30/2016/Reskrimum tentang “Penghentian Penyidikan” dalam perkara tindak pidana “Pemalsuan Tanda Tangan” yang diduga dilakukan oleh oknum kontraktor bernisial KI (Khairul Istiqmal) bekerjasama dengan oknum-oknum pebajab dinas PU Siak.

Atas hasil koordinasi dan konfortir bersama antara korban dan Polda Riau di Mapolda Riau, akhirnya Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigjen Pol Drs Supriyanto melalui Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Surawan Sik, NRP 74050393, meminta korban, Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang (PT.SCKG), Ir Sulijar Situmeang membuat laporan ulang kasus pemalsuan tanda tangan tersebut yang didukung dengan bukti hasil uji Labkrim Medan yang menyatakan jika tandatangan dalam dokumen termasuk bukti dokumen pencairan dana proyek pekerjaan jembatan sungai kelakap Kecamatan Mempura tersebut Non Identik atau benar Palsu.

Sehingga, Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang (PT.SCKG), Ir Sulijar Situmeang pun, secara resmi melaporkan kasus pemalsuan tanda tangannya dalam dokumen itu ke Polda Riau dengan bukti surat penerimaan laporan, Nomor: STPL/408/VII/2015/ SPKT/RIAU, Tanggal 27 Juli 2016. sehingga dengan adanya bukti kekeliruan penyidik Polda Riau dalam mengeluarkan surat keterangan sebelumnya itu yang dinilai tidak sah tersebut, elemen LSM KPK langsung melayangkan surat permintaan tanggapan resmi kepada Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigjen Pol Drs Supriyanto. 

Bukan itu saja, supaya adanya kepastian hukum dalam laporan kasus dugaan pemlasuan dan tanda tangan dalam dokumen yang dilakukan penyelidikannya oleh pihak Polda Riau tersebut, Sekretaris Umum (Sekum) LSM KPK, B Naso didampingi Intelligent LSM KPK, Rahmat Muliadi, mendatangi Bareskrim Mabes Polri di Jakarta menyerahkan berbagai bukti otentik atas terjadinya dugaan penyimpangan dalam kegiatan proyek pekerjaan pembangunan jembatan sungai kelakap (tahap I) tahun 2014 senilai Rp9 miliar yang dinilai sarat dengan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) itu.

Hal ini dilakukan, karena dugaan korupsi dan pemalsuan tangan tangan dalam dokumen itu, telah membuat aktivis LSM KPK gerah dan turut melaporkannya ke pihak Kepolisian, Kejaksaan, KPK RI termasuk Presiden RI dan suratnya ditembuskan kepada sejumlah media cetak lokal maupun nasional.

Hal ini diutarakan pelapor, B Naso dan Intelligent LSM KPK, Rahmat Muliadi kepada Wartawan di Pekanbaru usai pulang dari Jakarta, Jum,at (12/08/2016) sore. Dikatakan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, mereka menemukan berbagai kejanggalan yang ada, diantaranya, pemalsuan tanda tangan Dirut PT. SCKG yang dianggap oleh Pemdakab Siak sebagai pelaksana lapangan, dan dugaan pengurangan volume bahan material termasuk mutu beton lantai kerja yang tidak sesuai dengan K-350.

Untuk pekerjaan cor jembatan dilapangan, tidak sesuai dengan rujukan kontrak dan perencanaan awal. Bahkan kondisi pembangunan jembatan sei kelakap itu sampai sekarang sudah terlihat mengalami penurunan/miring, retak atau rusak.

Selain itu juga, mengenai volume panjang, hal ini juga patut diusut, karena ada kemungkinan tidak sesuai. Sedangkan untuk biaya jasa konsultan pengawas, hal ini apabila dilihat dari porsi anggaran dengan hasil pekerjaan patut dipertanyakan karena bentuk kapasitas tanggung jawab selaku pengawas pekerjaan.

“Kita mencurigai dan mencium proyek ini ada dugaan kongkalingkong antara dinas dan pihak oknum rekanan, Khairul Istiqmal. Sehingga dalam hal ini antara berkas Berita Acara (BA) proyek yang dibuat dengan kondisi fisik yang ada dilapangan ada manipulasi data,  sehingga disaat rekanan pengajuan berkas untuk pencairan dana. Kuat dugaan tidak sesuai dengan kondisi fisik yang ada pada saat itu.

“Bahkan cendrung beberapa item kegiatan yang ada disana terlihat banyak belum dikerjakan dan tidak sesuai spesifikasi teknis yang sudah tentukan,” ujarnya.

Masih menurutnya, masalah dugaan penyimpangan terhadap kegiatan ini, sebelumnya sudah diketahui sejak akhir tahun 2014 silam. Dan setelah kami analisa bersama, ternyata terjadi potensi kerugian Negara yang diawali ulah dari oknum kontraktor  bekerjasama dengan beberapa pejabat teras PU dinas BMP Siak untuk memalsukan tanda tangan Dirut PT. SCKG dalam dokumen/kontrak termasuk niat jahat untuk memalsukan tanda tangan dalam pembuatan penerbitan rekening atas nama Dirut PT. SCKG pada Bank Sudirman Atas Pekanbaru.

Sementara itu Kepala Dinas BMP Siak, Ir. H. Irving Kahar Simbolon MEng saat dihubungi ponselnya tidak aktif, begitupun sebaliknya Kabidnya yang juga merangkap sebagai Kuasa Pengguna Anggaran atau KPA, Ardi Irfandi ST.,MT sampai berita ini terbit belum bisa ditemui. (Is)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas