Headlines News :
Home » , , » Aparat Hukum Harus Bertindak, Mantan Kadis PU Bengkalis Cs Dituding Korupsi APBD

Aparat Hukum Harus Bertindak, Mantan Kadis PU Bengkalis Cs Dituding Korupsi APBD

Written By Harian Berantas on Sunday, August 7, 2016 | 12:30:00 AM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS-  Mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis, Ir. Muhammad Nasir, Msi, diduga Korupsi. Dugaan itu mencuat karena sampai sekarang kondisi bangunan gedung daerah Bengkalis yang dinilai sarat korupsi itu,  belum rampung alias tidak selesai dikerjakan.

M Nasir (Baju Biru) dan Herliyan Saleh, Bupati yang kini sedang mendekam dalam penjara akibat korupsi

Gedung Daerah Bengkalis yang dibangun dari dana APBD tahun 2009, 2011, dan pembangunannya diteruskan pada tahun 2014 dan 2015, menelan biaya mencapai Rp86 miliar lebih. Sementara kondisi pembangunannya dilapangan, memprihatinkan.

Hal ini terlihat pada bagian dinding belakang, samping dan bagian depan terlihat miring, retak. Bahkan lantai bangunan dan dinding pada bagian dalamnya pun, ada yang roboh dan retak. 

Sementara pagar gedung yang pernah dilakukan bongkar pasang oleh rekanan kontraktor pada tahun 2015 karena hasil pengerjaan sebelumnya tidak sesuai kontrak, belum rampung. Demikin halaman dan pekarangan bangunan ditumbuhi semak belukar dan sembraut. 

Anehnya lagi, lembaga hukum dari pihak Kepolisian dan Kejaksaan setempat yang hampir setiap hari melewati samping bangunan yang terletak dipusat kota Bengkalis tersebut, seakan pura-pura tidak mengetahui keadaan dan kondisi gedung daerah yang diduga sarat dengan korupsi sebesar Rp86 miliar itu, ungkap salah seorang fungsionare LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) kepada media ini Minggu (07/08/2016) sore.

Dari pengamatan media ini dilapangan (07/08), ditemukan kondisi gedung daerah yang berdiri megah dipusat kota Bengkalis itu telah ada rusak. Kerusakan itu terjadi, pada bagian dalam dan luar gedung, dimana dinding bangunan, retak-retak. Bahkan cat luar dalam bangunan pun terkelupas, dan platfon bagian luar dan dalam bangunan pun, sebagian ada yang roboh dan jatuh ke bawah.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Umum LSM KPK, B Anas mengaku telah menerima berbagai file berupa kontrak, visual, photo bangunan dan SP2D yang ditemukan perwakilan organisasinya LSM KPK Kabupaten Bengkalis melalui via selulernya di Pekanbaru menegaskan, dalam waktu yang tidak begitu lama ini, akan melayangkan laporan resmi ke pihak KPK dan Jaksa Agung. Kemudian, Kapolri akan disurati pihaknya guna mempertanyakan isu atau informasi jika proyek pembangunan gedung daerah Bengkalis yang dinilai sarat dengan korupsi tersebut, titipan oknum Polda Riau dalam hal mengamankan berbagai kasus dugaan korupsi di lingkup SKPD PU Bengkalis.

Sementara, dugaan korupsi pada pekerjaan peningkatan jalan Batu Panjang Pangkalan Nyirih (Multi Years) yang dilaksanakan kontraktor PT. Mawatindo RC dengan kontrak Nomor: 600/PU-BM/SP-MY/X/2013/2015, tanggal kontrak 28 Oktober 2013 senilai Rp495.000.000, 000 atau sebesar Rp495 miliar yang diduga melibatkan mantan Kadis PU Bengkalis, Ir. Muhammad Nasir, Msi Cs itu, sedang dalam telaah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena beberapa bulan lalu, aktivis LSM KPK secara resmi melayangkan laporan ke pihak KPK, termasuk dugaan penyalahgunaan jabatan dalam penerimaan gratifikasi berupa unit mobil mewah, dan kecurangan dalam pelaksanaan pembangunan dilapangan. (Mukhtar)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas