Headlines News :
Home » , » Kejagung Limpahkan Korupsi dan Pemalsuan Tandatangan Dalam Kontrak Pembangunan Jembatan Sei Kelakap Siak ke Kejati Riau

Kejagung Limpahkan Korupsi dan Pemalsuan Tandatangan Dalam Kontrak Pembangunan Jembatan Sei Kelakap Siak ke Kejati Riau

Written By Harian Berantas on Wednesday, July 20, 2016 | 6:38:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Tim Penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia, serahkan proses penyidikan dugaan kasus korupsi yang diawali dengan tindak pidana pemalsuan tanda tangan, stempel dan jenis dokumen lainnya dalam kontrak pekerjaan pembangunan jembatan Sungai Kelakap Siak (tahap I) di Pemka Siak senilai Rp9.058.173.000 tahun 2014 ke  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Tanda terima dokumen yang diserahkan LSM KPK ke Kejati Riau (19/7/2016)   dan      Tanda Terima LP LSM KPK ke Kejagung (24/5/2016)

Sementara itu, menurut Kepala Seksi Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau Penkum dan Humas Kejati Riau Azrijal, SH menjelaskan kasus tersebut limpahan dari Kejagung ke Kejati Riau pada tanggal 21 Juni 2016 dengan sprindk No. B.1263/F.2 "Jadi mulai saat ini kedepannya kasus tersebut penyidikannya diproses oleh Kejati Riau, dan hasil penyelidikannya tetap dilaporkan ke Jaksa Agung" ujarnya, Selasa (19/07/2016). 

Fakta Penyimpangan yang diduga terjadi pada Pembangunan Jembatan Sei Kelakap-Siak
Seperti diketahui, kasus dugaan mark up pengadaan bahan material proyek pekerjaan pembangunan jembatan sungai kelakap (Tahap I) di Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Provinsi Riau senilai Rp9.058.173.000 tahun 2014, sebelumnya ditangani penyidik Dit Tipikor Bareskrim Polri dan Polda Riau.

Meski telah bergulir sejak tahun 2015, penyelidikan yang dilakukan polisi belum ada kejelasan yang pasti, karena dalam penyelidikannya terindikasi ada kongkalikong.

Sehingga lembaga anti korupsi dari LSM Komunitas Pemberantas Korupsi atau LSM KPK, meningkatkan kasus tersebut melaporkannya ke Kejaksaan Agung dan KPK RI pada tanggal 24 dan 25 Mei 2016 lalu.

Bukan hanya manipulasi dan mark up anggaran pada tiang pancang dan cor lantai jembatan kelakap (tahap I) di Kabupaten Siak itu saja terjadi kejahatan, melainkan kasus tindak pidana pemalsuan tandatangan dalam dokumen hingga penerbitan pembuatan rekening Direktur perusahaan PT. Surya Citra Karya Gemilang, Ir Sulijar Situmeang  di Bank Mandiri Sudirman Atas Kota Pekanbaru juga dilakukan oleh oknum pejabat Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak.

Kasus yang sudah berkembang di masyarakat belum satupun oknum pejabat yang dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. Bahkan berkembang isu di masyarakat bila kasus tersebut bakal didiamkan oleh oknum Polri yang ada di Mabes Polri maupun penyidik Polda Riau termasuk oknum Jaksa yang ada di Kejaksaan Agung untuk dijadikan ATM mereka.
Skala Prioritas Terlibat:

1.    Bupati Siak, Drs H. Syamsuar Msi
2.    Kadis BMP Siak, Ir. H. Irving Kahar Simbolon Meng
3.    Kabid BMP Siak, Ardi Arfandi
4.    PPTK/PPK proyek
5.    Pimpinan Bank Mandiri Sudirman Atas Pekanbaru, dkk

Masyarakat Kabupaten Siak, yakin kasus korupsi dan pemalsuan dalam kontrak pekerjaan pembangunan jembatan Sei Kelakap  di Siak tersebut akan berujung dimeja hijau. (Jaya)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas