Headlines News :
Home » , » Diduga Kontraktor CV. Estafet Karya Tekhnik Dalam Proyek Peningkatan Jalan Lembaga-Pedekik Bengkalis, Tak Becus

Diduga Kontraktor CV. Estafet Karya Tekhnik Dalam Proyek Peningkatan Jalan Lembaga-Pedekik Bengkalis, Tak Becus

Written By Admin Berantas on Sunday, June 19, 2016 | 9:33:00 PM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Pembangunan peningkatan jalan Lembaga menuju Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis yang menggunakan APBD tahun 2015 yang baru beberapa bulan lalu dikerjakan oleh kontraktor CV. Estafet Karya Tekhnik, saat ini kondisinya sudah rusak parah dan tidak sesuai dengan harapan warga. Jalan yang dikerjakan oleh CV. Estafet Karya Tekhnik yang dikonsultani oleh CV. Alam Dimensi Indonesia Consultan dan waktu pelaksanaannya 144 hari kalender (HK) dengan biaya Rp1.949.215,000,- atau sebesar Rp1,9 miliar lebih, diduga dikerjakan asal-asalan.


Selain patah, rusak parah dan ketebalan cor beton dan asphalnya tidak sesuai kontrak, cat anti karat pada dowel (besi polos) maupun pekerjaan beram kiri kanan  jalan tidak dilakukan oleh rekanan kontraktor. Hal ini yang menunjukkan kinerja kontraktor dalam pengerjaan peningkatan jalan Lembaga menuju Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis tersebut tidak becus.

Jalan yang terletak di Kecamatan Bengkalis dibangun dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau tahun anggaran 2015 lalu tersebut terkesan mubazir. Pasalnya, hanya beberapa bulan dibangun sudah pada turun, miring dan rusak parah.


“Kami sebelumnya merasa bersyukur atas perhatian dari Pemda Bengkalis yang telah meningkatkan pembangunan jalan di daerah kami ini. Tapi kalau begini hasilnya percuma saja, karena belum beberapa bulan setelah dikerjakan kontraktornya, sudah mulai hancur. Jadi kami belum merasakan manfaat dibangunnya jalan,” ungkap warga yang tidak mau dituliskan namanya.

Ditambahkannya, “Pihak Pemerintah Bengkalis khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) hendaknya harus pandai memilih pihak kontraktor baik CV maupun PT sebagai pemenang tender proyek, jangan seperti Kontraktor CV. Estafet Karya Tekhnik yang diduga telah mengerjakan proyek jalan ini asal-asalan demi meraup keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa memikirkan hasil pembangunan,” terangnya kesal.

Lanjutnya lagi, “Hancurnya jalan ini diduga akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait, sehingga sang Kontraktor CV. Estafet Karya Tekhnik dengan leluasanya mengerjakan jalan ini asal jadi yang penting dana proyek tersebut bisa cepat dicairkan ketika itu,” ucapnya.

Masyarakat berharap agar pihak aparat penegak hukum segera menindak lanjuti permasalahan ini. “Kami minta pihak aparat penegak hukum yang terkait untuk menindak tegas pihak kontraktor CV. Estafet Karya Tekhnik  yang diduga telah mengurangi volume dan Kualitas pekerjaan proyek peningkatan jalan Lembaga menuju Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis, karena kami sebagai masyarakat sangat kecewa dengan hasil pembangunan jalan ini,” pungkasnya.

Menurut Dedy Royfika, terkait masalah pekerjaan peningkatan jalan Lembaga menuju Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis tersebut telah kita sampaikan ke dinas PU Bengkalis beberapa waktu lalu, tapi hingga kini tidak ada respon maupun turun ke lapangan, jelasnya kesal, saat menghubungi media harianberantas.co.id, Minggu (19/06/2016).

Bahkan Dedy Royfika yang juga Ketua DPD LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK), cabang Kabupaten Bengkalis akan melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Tipikor, dan juga ke Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, karena pekerjaan proyek jalan Lembaga menuju Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis tersebut melanggar PP 70 tahun 2012 serta disangkakan melanggar undang-undang No. 31 tahun 1999 tentang tidak pidana korupsi (Tipikor), tegas Dedy Royfika. (Meri)
Share this post :

+ comments + 3 comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas