Headlines News :
Home » » Besok, La Nyalla Mattalitti Diperiksa KPK

Besok, La Nyalla Mattalitti Diperiksa KPK

Written By Admin Berantas on Monday, June 20, 2016 | 9:54:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim La Nyalla Mattalitti. Kejaksaan yang tengah menahan La Nyalla siap mengkoordinasikan pemeriksaan itu.

 La Nyalla Mattalitti saat tiba di Kejaksaan Agung.

"Iya besok akan diperiksa La Nyalla oleh KPK, besok," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2016).

Dia belum bicara banyak soal di mana La Nyalla akan diperiksa KPK. Kejaksaan, kata dia, siap memfasilitasi. Bisa di Kejaksaan maupun di KPK.

"Saya serahkan KPK. Apa KPK akan bawa ke sini, kita persilakan. Apakah akan memeriksa di Kejagung, kita akan fasilitasi," katanya

Diketahui, KPK tengah mencari alat bukti keterlibatan La Nyalla dalam kasus dugaan korupsi terkait RS Universitas Airlangga, Surabaya. Lembaga Antikorupsi sudah menggeledah kantor La Nyalla akhir Maret lalu.

"Teman-teman ke sana tadi juga cari pentunjuk atau clue mengenai hal itu," kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Selasa 29 Maret.

Agus menjelaskan, KPK sedang gencar berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur lantaran La Nyalla sudah jadi 'pasien' di Korps Adhi Makayasa. "Mungkin di KPK tidak terlalu lama akan dinaikkan (statusnya)," ujar Agus.

Kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan RS Universitas Airlangga ini mengemuka pada 18 Desember 2015 lalu. KPK, saat itu, menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

Tersangka pertama adalah Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan Bambang Giatno Raharjo. Tersangka lainnya, Direktur Marketing PT Anugrah Nusantara Mintarsih.

Kasus pengadaan alkes RS Universitas Unair diduga telah merugikan negara sekitar Rp17 miliar. Sementara, total nilai proyeknya mencapai sekitar Rp87 miliar.

Selama tahap penyelidikan, KPK telah memanggil sejumlah pihak yang dianggap mengetahui kasus tersebut. Salah satunya, La Nyalla Matalitti pada 11 Maret 2015 silam.

Ketua Umum PSSl itu diperiksa dalam kapasitasnya sebagai pemilik perusahaan Airlangga Tama Nusantara Sakti. Perusahaan itu merupakan pemenang tender pembangunan RS Unair yang terindikasi terjadi tindak pidana korupsi.

La Nyalla menjelaskan, proyek itu memang dikerjakan perusahaannya bekerjasama dengan PT Pembangunan Perumahan (PP). "Kita JO (Joint Operation) sama PP," jelas La Nyalla usai diperiksa. (Sozi)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas