Headlines News :
Home » , , » Kejati Riau Terima Laporan Dugaan Penyimpangan Dinas Bina Marga dan Pengairan Riau

Kejati Riau Terima Laporan Dugaan Penyimpangan Dinas Bina Marga dan Pengairan Riau

Written By Harian Berantas on Friday, May 13, 2016 | 1:48:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK), melaporkan kasus dugaan penyelewengan anggaran sejumlah proyek tahun 2015 di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pengairan Provinsi Riau ke Kejaksaan Tinggi Riau, Kamis (28/04/2016).

Sekum LSM KPK B. ANAS                 Bukti tanda terima laporan dari Kejati Riau


Sekretaris Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Pemberantas Korupsi, B. Anas, Kamis mengatakan, laporan dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pengairan Provinsi Riau itu sudah melalui proses kajian yang matang.

Pihaknya mencurigai adanya indikasi penyimpangan anggaran di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pengairan Riau dilihat dari tidak adanya sinkronisasi antara data APBD serta laporan pertanggunjawaban dinas terkait.

"Kami mengindikasikan ada unsur melawan hukum. Jadi kami melapor ke pihak Kejaksaan," katanya, di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Laporan yang disampaikan LSM KPK itu sendiri diterima langsung oleh Sekretaris Kejaksaan Tinggi Riau dengan surat laporan bernomor: LP. 0890/DPP-LSM-KPK/PKU/IV/ 2016 untuk diteruskan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Susdiyarto Agus Praptono, SH.MH,.

Menurut Kasi Penkum & Humas Mukhzan, S.H. M.H, penyerahan berkas dan pelaporan dugaan korupsi dari LSM itu perlu diapresiasi. Ia mengaku akan mengusut tuntas pelaporan tersebut.

"Laporan itu kami telaah dulu. Saya ucapkan terimakasih atas bantuannya, dan ke depan akan ditindaklanjuri," kata dia. (Eta/Jay)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas