Headlines News :
Home » » Terkait Dugaan Suap, Kajati DKI Bakal Diperiksa Jaksa Pengawas

Terkait Dugaan Suap, Kajati DKI Bakal Diperiksa Jaksa Pengawas

Written By Harian Berantas on Monday, April 4, 2016 | 10:22:00 AM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Jaksa Agung M. Prasetyo menginstruksikan Jaksa Agung Muda Pengawas memeriksa Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang. Perintah ini menyusul terbongkarnya kasus dugaan suap di Kejati DKI Jakarta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

 Jaksa Agung M. Prasetyo

"Tanpa mengurangi langkah pengungkapan kasus oleh KPK ya, kita juga perlu melakukan upaya klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang disebut terlibat. Saya sudah perintahkan Jamwas untuk melakukan itu biar semuanya jelas," ujar Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (4/4/2016).

Pemeriksaan itu, kata Prasetyo, bersifat penting. Sebab, bisa saja ada pihak pihak yang memanfaatkan kasus yang tengah disidik Kejati DKI.

"Sekarang juga kan bisa saja ada oknum-oknum penumpang gelap yang ingin memanfaatkan kasus tersebut," tambah Prasetyo.

Selain Sudung, Prasetyo juga sudah meminta Jamwas buat memeriksa Asisten Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta Tomo Sitepu. Keduanya diperiksa KPK sesaat setelah lembaga antikorupsi itu menangkap pejabat PT Brantas Abipraya.  

Diketahui, Kejati DKI tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi anggaran iklan lapangan golf oleh PT Brantas Abipraya. Oknum di perusahaan pelat merah berniat menyuap Kejati DKI supaya dihentikan kasusnya.

KPK lantas menangkap tangan tiga orang, yakni Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko, Senior Manager PT Brantas Abipraya Dandung Pamularno serta Marudut (MRD), pihak swasta. Ketiganya ditangkap di sebuah hotel di Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis 31 Maret pukul 09.00 WIB.

Saat dicokok Sudi dan Dandung baru menyerahkan uang ke Marudut. Tim Satuan Tugas KPK mengamankan uang sebanyak USD148.835.

Uang diberikan ke Marudut sebagai perantara suap ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Tujuannya agar Kejaksaan menghentikan penyelidikan kasus korupsi di lingkungan PT Brantas Abipraya.

Uang belum sampai ke jaksa, ketiganya ditangkap. Sementara, sang oknum Kejati DKI Jakarta yang diduga menerima suap belum diketahui. (KRI/SOZ)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas