Headlines News :
Home » » Menkumham, Yasonna Laoly Himbau PPP Ikuti Langkah Golkar

Menkumham, Yasonna Laoly Himbau PPP Ikuti Langkah Golkar

Written By Harian Berantas on Tuesday, April 26, 2016 | 5:35:00 AM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengimbau Partai Persatuan Pembangunan mengikuti langkah Partai Golkar. Konflik internal Golkar diklaim sudah mereda.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

"Saya kira juga PPP harus begitu. Kelihatannya memang sesepuh PPP mulai terkonsolidir dengan baik. Tinggal riak-riak dikit lah," tukas Yasonna di Gedung Kemenkumham, Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2016).

Awal April lalu, PPP telah melaksanakan Muktammar Islah di Pondok Gede, Jakarta. Hasil Muktammar memutuskan Romahurmuziy jadi Ketua Umum PPP.

Yasonna menyebut, pengurus hasil Muktammar Islah PPP juga telah mengajukan nama-nama kepengurusan. Ia juga mengaku sempat bertemu dengan Surya Dharma Ali membicarakan nasib PPP.

"Saya ketemu dengan Pak Surya Dharma Ali, bicara dari hati ke hati. Beliau katakan ini adalah yang terbaik untuk PPP," papar dia.

Kendati demikian, ia menyadari PPP kubu Djan Faridz pasti masih merasa kesal dengan hasil Muktammar Islah. Namun, ia yakin waktu akan menyembuhkan itu semua.

Terkait gugatan PPP kubu Djan yang tengah berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Yasonna tidak ambil pusing. Menurut dia, pihaknya akan melayani gugatan tersebut.

Yasonna bahkan mengingatkan, agar partai yang tengah berkonflik segera menyelesaikan permasalahan secepatnya. Pasalnya, agenda politik di tahun-tahun mendatang akan lebih padat.

"Sebentar lagi kita akan membahas Undang-undang Pemilu. Apalagi pemilunya nanti serentak, presiden dan legislatif. Agenda ini kan sangat strategis untuk parpol-parpol," kata Yasonna.

Ia melanjutkan, "Mungkin juga akan ada revisi Undang-undang parpol, melihat dinamika yang ada mungkin saja terjadi dan juga bisa membahas KPU, penyelenggara pemilu. Jadi agenda ini agenda-agenda yang segera, kalau parpol tidak konsolidasikan diri, mereka akan tertinggal. Padahal, itu bagian politik penting ketatanegaraan kita," pungkas dia.

Menkumham resmi mengesahkan kepengurusan Golkar hasil Munas Bali rekonsiliasi untuk periode 2014-2019, Selasa 24 April. Dalam kepengurusan diakomodir pula sejumlah pihak yang berasal dari Munas Ancol. (REN/SOZ)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas