Headlines News :
Home » , , » Bank Mandiri Pekanbaru Sudirman Atas, Diduga Bagian Otak Pemalsuan dan Korupsi Pembangunan Jembatan Kelakap Siak

Bank Mandiri Pekanbaru Sudirman Atas, Diduga Bagian Otak Pemalsuan dan Korupsi Pembangunan Jembatan Kelakap Siak

Written By Harian Berantas on Saturday, April 9, 2016 | 2:18:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Bank Mandiri Sudirman Atas diduga ikut sebagai otak terjadinya pemalsuan data dan identitas Direktur PT. Surya Citra Karya Gemilang, Ir. Sulijar Situmeang yang dianggap Bank Mandiri sebagai salah satu nasabahnya sejak tahun 2014 silam. Ir. Sulijar Situmeang (korban) mengaku telah dipalsukan datanya dalam pembuatan rekening di Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudirman atas.

Salah satu bukti pemalsuan dokumen dalam pembuatan rekening  Bank Mandiri Sudirman Atas dan Pemred Berantas bersama Dirut PT. SCKGM di halaman kantor Bank Mandiri Pekanbaru

Hal ini terungkap ketika Ir. Sulijar Situmeang (korban) mengetahui nama perusahaan yang dipimpinnya PT. Surya Citra Karya Gemilang (PT.SCKG) dicatut sebagai pelaksana kegiatan proyek pembangunan jembatan sungai kelakap yang diduga berbau korupsi di Kecamatan Mempura Kabupaten Siak tahun 2014 sebesar Rp9. 058.173.000 atau Rp9 miliar lebih.

Namun, pihak Dirut PT. SCKGM, Ir. Sulijar Situmeang, tidak pernah melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan sungai kelakap bersumber biaya APBD Kabupaten Siak tahun 2014 silam itu, maupun memberikan identitas asli apapun dan surat kuasa kepada siapa-siapa untuk membuat rekening nasabah (PT. SCKG) pada Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudiarman Atas.

Merasa tidak pernah mengajukan pembuatan rekening dan lain sebagainya dibalik kasus dugaan korupsi dana pembangunan jembatan sungai kelakap di Kabupaten Siak itu, pihak Direktur PT. Surya Citra Karya Gemilang, Ir. Sulijar Situmeang pun bersama redaksi media Berantas, perwakilan media harian umum “Sinar Indonesia Baru (SIB)” dan lembaga penggiat korupsi di Pekanbaru-Riau, LSM KPK, mengecek bukti pembuatan rekening tersebut di Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudirman Atas, dan mendapatkan dan mengetahui dalam pembukaan rekening nasabah perusahaan yang diduga asli tapi palsu (Aspal), terdapat sebelas jenis dokumen pembukaan rekening yang diawali surat kuasa dan tanda tangan palsu yakni, pemalsuan tandatangan dan stempel/cap dalam surat kuasa tanggal 22 April 2014.

Kemudian, tanda tangan palsu dalam aplikasi pembukaan jenis rekening 1080i, Nomor: 108. 0013294039. Penarikkan dana melalui cek sebanyak dua kali pada tanggal 26 Mei 2014, penarikkan/pencairan dana proyek jembatan sungai kelakap kabupaten Siak lagi melalui bilyet giro sebanyak dua kali tanggal 30 Mei 2014 serta bukti photo copy KTP milik Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang, Ir. Sulijar Situmeang yang dijadikan sebagai persyaratan dalam pembukaan rekening abal-abal tersebut yang terindikasi sengaja dilakukan oleh Kahirul Isqmal bekerjasama dengan Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudirman Atas dan lain sebagainya lagi.

Setelah diklarifikasi ke Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudirman Atas itu, Neny yang mengaku sebagai pihak petugas pembuka pembuatan rekening nasabah pada Bank Mandiri mengaku tidak mengetahui pemalsuan tandatangan dan identitas tersebut. Karena pada saat rekening atas nama Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang dibuat, melalui anggotanya saja, ucap Neny terbata-bata.

 “Saya kaget juga kok bisa rekening perusahaan Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang ini bisa dibuka kalau tak ada KTP asli maupun akte notaris dan persyaratan lainnya yang asli dari pak Sulijar Situmeang ini. karena saat rekening ini dibuka, melalui petugas kami” ujar Neny kepada Wartawan dan LSM.

Dirut PT. Surya Citra Karya Gemilang, Ir. Sulijar Situmeang mengaku merasa sangat dirugikan dengan kejadian ini, dirinya meminta lembaga LSM KPK, agar melaporkan PT Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudirman Atas tersebut kepihak Kepolisian, Kejaksaan KPK, PPATK, LPS, OJK Pusat, Komisaris Utama PT. Bank Mandiri, Gubernur Bank Indonesia (Bank BI) dan ke pihak Menteri BUMN di Jakarta.

Ir. Sulijar Situmeang menambahkan kemungkinan besar data terkait dirinya didapatkan oleh Kahirul Isqmal dan Bank Mandiri, saat PT. Surya Citra Karya Gemilang mengikuti tender paket proyek di Pemda Kabupaten Siak Provinsi Riau  pada tahun 2014. 

Namun pihaknya tidak pernah memberikan nama perusahaan  PT. Surya Citra Karya Gemilang tersebut sub-kontrak maupun surat kuasa dan menandatangani dokumen dalam pekerjaan pembangunan jembatan Sungai Kelakap tersebut di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak pada tahun 2014 silam itu.

“Saya tidak pernah memberikan identitas asli saya seperti KTP, akte notaris perusahaan dan lain sebagainya kepada siapa pun. Apalagi menandatangani dokumen pekerjaan pembangunan jembatan sungai kelakap itu di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak, tidak ada,” terangnya.

Menyikapi hal ini, pimpinan PT. Bank Mandiri cabang Pekanbaru Sudirman Atas, Ryan, saat dikonfirmasi tim media ini melalui konfirmasi tertulis (resmi) yang diterima sekretarisnya, Tasma, Senin (04/04/2016) lalu, sampai berita ini terbit, belum terjawab. Bahkan konfirmasi melalui layanan SmS yang dikirim media ini, Sabtu (09/04) tadi pagi yang diterima Ryan, tak dijawab Ryan. 

Berhubung akan terlaksananya aksi damai di kantor Gubernur Riau, Mapolda Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, yang bakal dilakukan oleh lembaga LSM bersama mahasiswa Selasa (12/04/2016) pekan depan,  kasus dugaan pemalsuan data dan identitas pada Bank Madiri Sudirman Atas tersebut salah satu kasus yang masuk dalam agenda aspirasi masyarakat lewat aksi damai yang akan berjalan pekan depan tersebut. *Tim*
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas