Headlines News :
Home » » Aparat Hukum Diminta Periksa Kadis BMP & Bupati Siak Terkait Dugaan Korupsi dan Pemalsuan Tanda Tangan Dirut PT. SCKG

Aparat Hukum Diminta Periksa Kadis BMP & Bupati Siak Terkait Dugaan Korupsi dan Pemalsuan Tanda Tangan Dirut PT. SCKG

Written By Harian Berantas on Friday, April 29, 2016 | 8:19:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK), berharap agar Bareskrim Mabes Polri dan Polda Riau juga melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak, Ir. H. Irving Kahar Simbolon MEng dan Bupati, Drs H Syamsuar Msi terkait dugaan pemalsuan tanda tangan Direktur PT. Surya Citra Karya Gemilang untuk mencairkan uang korupsi dalam pekerjaan pembangunan Jembatan Kelakap (Tahap I) di Kecamatan Mempura pada tahun 2014 sebesar Rp9. 058.173.000. 

 
 Hal tersebut dikatakan, Jaya, Korlap LSM KPK kepada Wartawan, di Mapolda Riau, Kamis (28/04/2016) usai mengantarkan tembusan surat pemberitahuan pernyataan aksi damai (Demo) terkait penanganan kasus korupsi di Riau yang akan digelar di Polda Riau dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada dua minggu mendatang. 

 Surat panggilan dari Bareskrim Polri atas kasus korupsi dan pemalsuan 

Dia berharap agar kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Direktur PT. Surya Citra Karya Gemilang dan dugaan korupsi dana proyek pekerjaan pembangunan Jembatan Kelakap (Tahap I) di Kecamatan Mempura di Kabupaten Siak peyelidikanya jangan hanya sampai setingkat Kabid dan Staff Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak, sebaiknya sampai ke pucuk pimpinan di Dinas BMP dan Bupati Siak.

Sebab, dalam rangkaian dokumen pencairan dana pekerjaan pembangunan Jembatan Kelakap (Tahap I), Kepala Dinas BMP Siak, Ir. H. Irving Kahar Simbolon MEng, turut membubuhkan tanda tangan melalui Kabidnya Ardi Irfandi, ST.,MM, artinya, dia secara tidak langsung mengetahui proses pencairan dana tersebut.

"Penyidik Bareskrim Mabes Polri maupun penyidik Direskrimum Polda Riau, sebaiknya Kadis BMP Siak, Ir. H. Irving Kahar Simbolon MEng,  maupun Bupati Siak,  Drs H Syamsuar MSi, dijadikan skala proritas dalam penyelidikan untuk mengungkap tabir pemalsuan tanda tangan Direktur PT. Surya Citra Karya Gemilang dalam kasus dugaan korupsi dana pekerjaan pembangunan Jembatan Kelakap (Tahap I) di Kecamatan Mempura di Kabupaten Siak.

Sebab, tidak mungkin Kabid, staff dan kroni mereka yang lainnya itu berani memalsukan tanda tangan, andaikata tidak ada persetujuan dari kepala dinas maupun Bupati. Artinya, dinilai sudah terjadi persekongkolan untuk meraup uang negara," Imbuhnya.

Ditambahkannya lagi, Dia memantau selama ini bahwa Kadis BMP Siak,  Ir. H. Irving Kahar Simbolon MEng bersama Bupati, Drs H Syamsuar MSi, cukup gesit dalam berkilah terkait beberapa kasus dugaan korupsi yang mendera mereka.

Salah satu contoh kasus, kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit yang dilaksanakan PT. Modern Widya Tehnical pada tahun 2012 silam senilai Rp15 miliar lebih. sampai saat ini belum jelas juntrungnya.

Pertanyaanya, apakah kasus ini juga bakal bernasib sama dengan kasus sebelumnya? semoga pihak Bareskrim Mabes Polri maupun Polda Riau, masih memiliki hati nurani untuk menegakan supermasi hukum di negeri ini, harapnya.

Secara terpisah sebelumnya, Kanit Unit II Direskrimum Polda Riau, Sopyan saat dihubungi media ini membenarkan, kalau kasus pemalsuan tanda tangan dalam dokumen pembangunan jembatan Sei Kelakap Kabupaten Siak tersebut, telah ditemukan beberapa alat bukti yang jelas. 

“Buktinya sudah ada. Tapi, tak bisa saya beri keterangan kepada Pers atau Wartawan, karena itu sudah gawenya (wewenang) Kabid Humas Polda Riau,” sebut Kanit Unit II Direskrimum Polda Riau, Sopyan sambil meminta media ini konfirmasi melalui Kabid Humas Polda Riau.

Sementara itu, penyidik perkara korupsi terhadap pembangunan jembatan sungai kelakap (tahap I) tersebut di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Barekrim Mabes Polri, Yeni kepada media ini lewat selulernya mengatakan, penyidikan terhadap kasus korupsi pembangunan jembatan sungai kelakap di Kabupaten Siak Provinsi Riau, sampai sekarang masih berlanjut,” singkatnya.

Hal ini juga dibenarkan Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Wahyu Kuncoro Sik, MH diruangan kerjanya saat ditemui media ini, Rabu (30/03/2016) lalu. “Ya. Kalau kasus korupsi yang terjadi pada pembangunan kelakap Siak, ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri. Saya juga terbantu, apabila kasus korupsi yang terjadi didaerah wilayah Riau, dibantu oleh penyidik dari Mabes Polri. Sebab penyidik kami khususnya di Tipikor Polda Riau, memang sangat minim. Sehingga personil kami pun untuk menyelidiki kasus-kasus korupsi yang ada di daerah sangat terbatas,” ujar  AKBP Wahyu Kuncoro Sik, MH.

Sementara, Kadis BMP Siak, Ir. H. Irving Kahar Simbolon MEng serta Kabidnya Ardi Irfandi, ST.,MM, termasuk Bupati, Drs H Syamsuar Msi, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapan terkait adanya permintaan dari LSM, agar melakukan pemanggilan terhadap Kadis BMP dan Bupati Siak.

Namun sebelumnya, konfirmasi/klarifikasi tertulis yang diterima Bupati dan Kadis BMP Siak dari media ini, hingga kini belum terjawab (Ismail)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas