Headlines News :
Home » , » Kejati Kalbar Lamban Tangani Dugaan Korupsi Pupuk Senilai Rp 25 M.

Kejati Kalbar Lamban Tangani Dugaan Korupsi Pupuk Senilai Rp 25 M.

Written By Harian Berantas on Monday, March 14, 2016 | 7:07:00 PM

HARIANBERANTAS KALIMATAN BARAT-- Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk di Dinas Pertanian Kubu Raya tahun 2014 senilai Rp 25 miliar yang menyeret oknum anggota DPRD Prov. Kalbar berinisial UJ dinilai banyak pihak lamban penanganannya. Hingga saat ini pihak Kejati Kalbar dicurigai endapkan kasus tersebut. “Sebab hingga saat ini tidak ada kejelasan,” kata anggota kelompok tani Kubu Raya, Rudi Susanto Sabtu, (11/3/16) lalu.


Menurut Rudi kasus tersebut selain lamban diduga juga masuk angin, pasalnya ditangani Kejati sudah hampir 1 tahun tapi belum ada kejelasan. Kelompok tani mulai curiga jangan-jangan penyidik Kejati kalbar ada main mata dengan tersangka sehinggga kasus ini seperti abu-abu. Padahal kasus ini dulu sempat ramai sebagai bahan percakapan terbuka di kalangan masyarakat umum.

Terpisah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kejati Kalbar, Supriyadi mengatakan, kasus dugaan korupsi Bansos pupuk senilai Rp 25 miliar, tersangkanya sudah ada 1 orang yaitu oknum anggota DPRD Provinsi Kalbar berinisial UJ. Namun Kejati Kalbar masih menunggu hasil Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP). “Hingga saat ini hasil auditnya belum selesai,” tambahnya.

Sementara petugas Tata usaha BPKP Provinsi Kalbar Khaerus ketika dikonfirmasi, justru memberikan keterangan berbanding terbalik dengan pernyataan Humas Kejati. Dia mengatakan hingga saat ini BPKP tidak ada menerima permintaan audit terkait kasus dugaan korupsi Bansos pengadaan pupuk di Dinas Pertanian Kubu Raya, dari Kejati Kalbar.

Kepala Dinas Pertanian Kubu Raya Ghandi ketika dikonfirmasi membenarkan kalau kasus pengadaan pupuk program SL-PTT Tahun 2014 ditangani Kejati Kalbar namun perkembangan kasusnya tidak mengetahui. (DRI)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas