Headlines News :
Home » , , , , , » Dugaan Korupsi Di Tubuh Dinas Bina Marga PU Propinsi Riau Hebohkan Kembali Publik

Dugaan Korupsi Di Tubuh Dinas Bina Marga PU Propinsi Riau Hebohkan Kembali Publik

Written By Harian Berantas on Wednesday, February 3, 2016 | 4:10:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU--- Dugaan Korupsi di tubuh Dinas Bina Marga Pekerjaan Umum Provinsi Riau,  hebohkan kembali publik. Pasalnya, sejumlah proyek yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga Propinsi Riau diduga sarat korupsi.

 Doc. PPTK "Hefri Baman dan Proyek yang hancur.

Berdasarkan hasil pantauan media berantas di lapangan bekerjasama dengan LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, terkait pelaksanaan Proyek  Peningkatan Jalan Pasir Pangaraian-Dalu-dalu-Bts Sumut senilai Rp.22. 798. 888. 888,45, yang di komandoi PPTK Hefri Basman.

Dalam pelaksanaannya di lapangan sangat tidak sesuai dengan anggaran yang di luncurkan. Pasalnya, proyek yang baru seumur jagung telah mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan surat klarifikasi resmi Media Berantas dan LSM Komunitas Pemberantas Korupsi yang telah disampaikan kepada Kepala Dinas Bina Marga Propinsi Riau “Syafril Tamun, ST.,MT,” sampai detik ini tidak ada jawaban secara resmi.

Selain itu, PPK/PPTK Hefri Basman, pada saat diwawancara di ruang kerjanya senin, 01/02 lalu, mengakui adanya kerusakan di sepanjang Proyek Peningkatan Jalan Pasir Pangaraian-Dalu-dalu-Bts Sumut tahun anggaran 2015 disebabkan ulah kontraktor yang tidak mengikuti gambar/spek.

Kami berterimakasih kepada kawan-kawan dari media Berantas dan LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK) yang telah melakukan monitori kegiatan kami, dan memberikan informasi kepada kami bahwa adanya proyek yang sudah ruak/hancur tersebut. Dan segera kami ingatkan kontraktornya untuk memperbaikinya, karena masih dalam pemeliharaan.

Menyikapi pernyataan PPTK Hefri Basman, Ketua umum LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK) melalui sekretaris umum B. Anas, saat dikonfirmasi Berantas di kantornya, 01/02, pihaknya meminta Proyek Peningkatan Jalan Pasir Pangaraian-Dalu-dalu-Bts Sumut yang menelan APBD Propinsi Riau sebesar Rp.22.798.888.888,45, Tahun Anggaran 2015, sesegera dibongkar,  ujar anas.

jadi kalau mau bagus harus dilakukan pembongkaran dan diperbaiki kembali Besi Dowel dan Besi Tiebar yang berfungsi sebagai keseimbangan ayunan antara segmen dengan segmen lainnya. Dan begitu juga  kualitas Cor redy mix harusK-500 bukan K-250. memang harganya sangat jauh berbeda. tambah anas.

Apabila hal itu dilakukan dengan teliti sesuai spek serta Cor redy mix kualitas type K-500, saya yakin  pasti akan tahan lama, minimal 5 tahun kedepan. Tetapi kalau masih bertahan dengan keadaan saat ini, maka akibatnya kedepan pasti fatal. katanya anas lagi.

Dan kita minta kepada Kadis PU Bina Marga Propinsi Riau “Syafril Tamun, ST.,MT”, segera perintahkan kontraktor pelaksana untuk membongkar seluruh proyek tersebut, jangan hanya diperbaiki dengan tambal ulam. Dan jangan tergantung pada masa pemeliharaan, sebab tidak ada hubungannya antar pekerjaan awal dengan masa pemeliharaan.

Anas  juga mengancam, akan menyurati pihak penegak hukum minggu depan ini, apabila pihak Dinas Bina Marga PU Propinsi Riau tidak melakukan pembongkaran dan Perbaiki kembali proyek tersebut. Imbuh Anas. Bersambung…. *Jay*
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas