Headlines News :
Home » , , , » Proyek Smenisasi Jalan Asal Jadi, Oknum Dinas PU Dumai Dipenjara

Proyek Smenisasi Jalan Asal Jadi, Oknum Dinas PU Dumai Dipenjara

Written By Harian Berantas on Thursday, February 4, 2016 | 8:48:00 AM

HARIANBERANTAS, DUMAI--- Proyek pembetonan Jalan Nelayan Laut Kota Dumai dilaksanakan secara non prosedural. Pasalnya, proyek pembetonan jalan yang dilaksanakan Dinas PU Kota Dumai tersebut berada di atas tanah konsesi PT. Pelindo I Cabang Dumai.


Doc. Illustrasi

Proyek non prosedural ini tercium pihak Kejaksaan selaku pengacara Negara. Kemudian melakukan pengusutan terhadap instansi Dinas PU Kota Dumai yang melaksanakan pekerjaan pembetonan jalan Nelayan tersebut. Ujung-ujungnya dua oknum PNS Dinas PU Kota Dumai Bud, Ans dan Sof, sang kontraktor yang mengerjakan proyek pembetonan jalan tersebut dilidik guna pengusutan.

Untuk mempertanggungjawapkan perbuatannya dua oknum Dinas PU Dumai dan sang kontraktor ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, setelah sebelumnya dijadikan tersangka.

Plt. Kadis PU Kota Dumai Syamsuddin ketika dikonfirmasi melalui hubungan seluler, Kamis pekan lalu, terkait oknum PNS Dinas PU Kota Dumai yang ditahan Kejati Riau membenarkan penahanan anak buahnya itu oleh Kejati Riau terkait pelaksanaan proyek pembetonan jalan Nelayan laut di atas tanah konsesi Pelindo Cabang Dumai. Syamsuddin yang menjabat sebagai Plt, Kadis PU Kota Dumai sejak Agustus 2015 silam mengaku dipanggil Kejati Riau dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus proyek pembetonan jalan itu. “Saya dipanggil Kejati Riau Rabu pekan lalu,” ujarnya.

Ditempat terpisah manager Sistim Managemen Pelindo I Cabang Dumai M. Noordin SH, ketika dikonfirmasi membenarkan, dia dimintai keterangan oleh Kejati Riau sebagai saksi terkait proyek Dinas PU Kota Dumai di atas tanah konsesi PT. Pelindo I Cabang Dumai.

Menurut Noordin selain Pelindo I Cabang Dumai yang dimintai keterangan oleh Kejati Riau, termasuk Lurah dan RT setempat juga  dipanggil dan dimintai keterangan sebagai saksi terkait proyek itu.

Diakui Noordin jalan smenisasi yang dibangun  PU Kota Dumai tersebut diduga terjadi kesalahan prosedural sehingga berpotensi merugikan Negara. “Sebagai pemilik aset Pelindo Cabang Dumai dipanggil dijadikan saksi,” terang Noordin.

Pantauan di lapangan dan keterangan yang dihimpun menyebutkan proyek pembetonan jalan Nelayan laut Dumai menuju pelabuhan ”tikus” Sei. Dumai dilaksanakan menggunakan dana APBD Kota Dumai kabarnya tidak masuk dalam usulan Munserbang di Kecamatan dan tidak ada usulan masyarakat sekitar.

Selain itu proyek pembetonan jalan Nelayan dilaksanakan tidak merata, sepotong-sepotong, sebagian volume jalan berukuran 6 meter X 200 meter, pelaksanaannya dari Jl. Nelayan laut Ujung menuju dermaga “tikus”. Sebagian pembetonan jalan  dikerjakan asal jadi, yang penting bisa dilalui truk.

Meski kasus proyek menyalahi prosedur tersebut telah ditangani Kejaksaan Tinggi Riau, namun hingga kini jalan Nelayan laut tersebut digunakan dan dijadikan jalan umum. Soalnya kenderaan truk bak tertutup keluar masuk dari dan menuju pelabuhan “tikus”.

Di lokasi tanah konsesi PT. Pelindo I Cabang Dumai telah dipagar beton setinggi 2,5 meter dalam kawasan konsesi terpampang sejumlah papan plang PT. Pelindo I Cabang Dumai disebutkan “ Tanah Milik Pelindo I Cabang Dumai” oleh Pemkot Dumai meski bukti kepemilikan tanah PT. Pelindo I Cabang Dumai terpasang diareal konsesi PT. Pelindo I Cabang Dumai namun oleh Pemkot Dumai pemberitahuan tersebut diabaikan. *PUR*
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas