Headlines News :

Written By Harian Berantas on Wednesday, February 10, 2016 | 11:48:00 PM

HARIANBERANTANS, PEKANBARU--- Walaupun UMK Kota Pekanbaru mulai tahun 2015 sebesar Rp.1.925.000 dan tahun 2016 ini sebesar Rp. 2,1 juta. Namun PT. Bumi Tani diduga masih memberikan gaji karyawannya dibawah UMK tersebut. Namun yang lebih mengejutkan keanehan lagi di tahun 2016 ini semakin turun dari UMK kota Pekanbaru 2016 sebesar 2,1 juta menjadi 560.000 atau Rp.20.000 per-hari sampai saat ini, Sabtu (06/02/2016).

 Doc.Asisten Devisi II PT.Bumi Tani
 
Hal itu diungkapkan oleh salah seorang karyawannya berinisial L, saat menjumpai awak media www.harianberantas.co.id di kantor perusahaan. “Saya sudah bertahun-tahun bekerja di PT. Bumi Tani ini. Saya mulai bekerja pada pada tahun 2010 setiap gajian kami mendapatkan gaji dibawah UMK dan tahun 2015 kami menerima hanya 1,2 juta. Dan pada tahun ini kami mendapatkan pemberitahuan dari perusahaan PT.Bumi Tani bahwa gaji kami hanya sebesar Rp.20.000 per-hari,” terangnya.

Kemudian bukan hanya itu saja, setiap kami gajian banyak kali potongan dari perusahaan, ada biaya Jamsostek, namun kartu Jamsostek tersebut kami tidak pernah mendapakannya. Sehingga gaji yang kami terima terima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Ada juga yang sudah lama, gajinya cuma dibayar Rp. 1,2 juta sebulan dan itu sudah kerja lebih 6 tahun, toh gajinya juga hampir sama,” ungkapnya.

Padahal UMK Kota Pekanbaru setiap tahunnya semakin meningkat bahkan di tahun 2016 ini menjadi Rp. 2,1 juta. Bahkan itu sudah disepakati oleh Pemerintah Provinsi Riau. Namun, masih banyak perusahan yang melanggar aturan yang sudah disepakati bersama.

Asisten Devisi II PT.Bumi Tani saat diwawancarai Kantornya, membenarkan hal tersebut, pihaknya beralasan perusahaan mengambil kebijakan untuk di alihkan borongan, namu karyawan tidak mau menerima upah tersebut.

Pihak DPP LSM KPK bidang Invertigatif LSM KPK Aliando menanggapi serius Upah karyawan PT.Bumi Tani dibawah UMK. Pihaknya mendesak pihak terkait terutama Dinasnaker kota pekanbaru untuk segera mengusut sampai tuntas serta memberikan sanksi yang tegas epada PT.Bumi Tani yang melanggar peraturan-perundangan.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Pekanbaru, belum bisa dimintai tanggapannya, di sebabka tidak ada ditempat. bersambung. **Jay**
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas