Headlines News :
Home » , » Pejabat Jangan Beri Contoh Buruk kepada Masyarakat

Pejabat Jangan Beri Contoh Buruk kepada Masyarakat

Written By Harian Berantas on Wednesday, January 6, 2016 | 8:43:00 AM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Penjabat Bupati H Ahmad Syah Harrofie mengatakan, sebagai abdi negara dan pelayanan masyarakat, seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bengkalis harus menjadi panutan dan teladan. Mestinya harus  memberikan contoh yang terbaik kepada masyarakat.
"Termasuk dalam mematuhi aturan antrian di pelabuhan Ro-Ro. Baik itu di pelabuhan penyeberangan Air Putih (Kecamatan Bengkalis) maupun Sungai Selari (Bukit Batu)", ujarnya, Rabu (6/1/2016).

Penegasan ini disampaikan Ahmad Syah terkait banyaknya laporan masyarakat tentang adanya beberapa oknum pejabat dan ASN yang suka menerobos antrian. Padahal kendaraan mereka bukan termasuk kendaraan yang memperoleh fasilitas khusus.

"Siapapun orangnya harus patuh ikut antrian. Kasihan masyarakat dan petugas di lapangan yang terus dimarah-marahi masyarakat. Berikan contoh yang benar kepada masyarakat," katanya kepada berantas.

Begitu juga dengan masyarakat lainnya. Ahmad Syah juga mengajak untuk mematuhi segala aturan yang ada di kedua pelabuhan feri penyeberangan tersebut.

"Siapapun dia pasti mau cepat menyeberang. Tetapi kalau semua patuh, kami yakin semua akan memakluminya dan bisa menerima meskipun harus ikut antrian cukup lama," imbuhnya.

Dibagian lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini meminta Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika untuk membina seluruh petugas di lapangan agar tegas dalam memberikan pelayanan dan mengatur antrian, bukan justru sebaliknya, ikut memberikan fasilitas khusus kepada siapapun. Kami juga mendapat laporan masyarakat ada petugas yang suka demikian yang memfasilitasi mobil pejabat yang dikenalnya untuk tidak ikut antrian" paparnya.

Kepada petugas Dishubkominfo di kedua pelabuhan Ro-Ro tersebut, Ahmad Syah juga berpesan agar mobil yang memang tidak berangkat supaya tidak izinkan  ikut dalam antrian dengan tujuan untuk digantikan dengan mobil lain.

Katanya, cara-cara demikian juga salah dan tidak dibenarkan. Apalagi dengan cara memindahkan sendiri pembatas antrian yang ada. Jangan dibiarkan, karena masyarakat yang antri di belakang bisa saja menuduh ada kerjasama dengan petugas di lapangan.

"Kalau memang tidak berangkat jangan diizinkan ikut antrian. Petugas di lapangan juga harus jeli. Mesti mengawasi hal-hal yang demikian. Biar semua tertib. Agar semua terlayani dengan baik," imbuhnya lagi.

Kepada masyarakat Ahmad Syah minta untuk tidak takut melaporkan jika ada pejabat atau ASN yang suka menerobos antrian. Begitu pula jika ada petugas yang mwmberikan fasilitas kepada pihak tertentu untuk menerobos antrian.

Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan dari warga, Rabu pagi tadi padi salah satu kendaraan dinas Pemkab Bengkalis yang menerobos antrian di pelabuhan Ro-Ro Air Putih adalah Kijang Innova BM 1001 D. Padahal sebelum itu dan sejak awal sudah banyak kendaraan antri dan menunggu berjam-jam. (Meri)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas