Headlines News :
Home » , , » Tingginya Laka Lantas Setiap Tahun, Satlantas Polres Rohul Perketat Kepengurusan SIM

Tingginya Laka Lantas Setiap Tahun, Satlantas Polres Rohul Perketat Kepengurusan SIM

Written By Harian Berantas on Thursday, December 24, 2015 | 4:19:00 PM

HARIANBERANTAS,ROKANHULU-- Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) AKP Amru Hutauruk, melakukan pengefektipan kepengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), untuk meminimalisir terjadi kecelakaan.

 Doc. Kasat Lantas Polres Rohul AKP Amru Hutauruk VS "Jayahati Laia" Mahasiswa Perguruan Tinggi di Riau
saat meninjau Kepengurusan SIM di Rohul 23/12/2015.

Pasalnya, setiap tahun sering terjadi kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Rokan Hulu, piihanya harus memperketat kepengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), guna mengatisipasi terjadinya kecelakaan yang lebih tinggi kedepan.

"Kita akan lakukan evaluasai, sebab setiap kali terjadi kecelakaan, pemilik atau pengemudi kenderaan mempunyai SIM, makanya heran, semakin hari semakin tinggi angka kecelakaan selama ini, memang selama ini kita mempermudahkan kepengurusann SIM tersebut untuk mengoptimalkan Pelayanan masyarakat," tutur Kasat Lantas Rohul di ruang kerjanya, Rabu (16/12).

Lanjutnya, setelah dirinya menjabat Kasat Lantas Rohul, sejak tujuh bulan lalu, itu sudah diperketat lagi, agar semuanya pengendera itu bisa tertib, baru bisa dikeluarkan SIMnya harus sudah punya lisensi dan lulus uji kompetensi.

"Kita memang akui, kalau tidak semua  pemilik atau Pengemudi harus memiliki sertifikat uji kelayakkan baru mendapatkan SIM, tapi ada juga yang kita berikan SIM tanpa sertifikat uji kelayakkan, kalau sudah memiliki kompetensi serta mampu mengusai aturan kenderaan baik pemilik kendaraan maupun pengemudinya sendiri dan pemahaman rambu-rambu lalu lintas".

Memang akhir-akhir ini dilakukan penggetatan untuk mengeluarkan Surat Izin Mengemudi bertujuan,  untuk meminimalisir terjadinya angka kecelakaan lalu lintas.

"Kita harus obyektif, kalau mau punya SIM harus ada kompetensinya, jika tidak kita, maka SIM juga tidak akan di keluarkan, nanti dikira pula Lantas Rohul kedai tempat menjual SIM, padahal yang kita utamakan itu keselamatan," pungkasnya, dikutip di SRC.

=HARAPAN MASYARAKAT=

Masyarakat menyambut baik kebijakan pihak polres rohul yang memperketat aturan untuk mengeluarkan SIM, demi keamanan dan keselematan masyarakat dalam mengemudikan kendaraannya.

Hal ini di sampaikan "Jayahati laia" salah satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di riau, dia berharap dengan di perketatnya peraturan pembuatan SIM dapat mengurangi angka kecelakaan dan peraturan ini bukan hanya di polres rokan hulu (rohul) saja, tetapi di seluruh polres-polres lainnya juga harus diterapkan, kata Jayahati kepada hr berantas 23/12 2015.

"Kita berharap kedepan dengan adanya perketat aturan pembuatan SIM ini tidak menjadi azas manfaat oleh oknum-oknum petugas pembuatan SIM, karena selama ini yang masyarakat rasakan bahwa semakin ketat aturan, semakin dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu",kata Jaya.

Tambah Jaya, bukan rahasia umum lagi, setiap aturan yang dibuat  selalu di jadikan azas manfaat oleh para oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggungjawab, sehingga masyarakat kecewa atas di berlakukannya setiap peraturan yang berhubungan dengan masyarakat, Tutupnya**b.nas**

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas