Headlines News :
Home » » PT Shavana Tiaramas Diduga Gunakan Alamat Palsu Untuk Meraup Tender Alkes sebesar Rp19,8 Miliar

PT Shavana Tiaramas Diduga Gunakan Alamat Palsu Untuk Meraup Tender Alkes sebesar Rp19,8 Miliar

Written By Harian Berantas on Saturday, December 12, 2015 | 3:58:00 PM

HARIANBERANTAS, MAKASAR - Pelaksanaan kegiatan proyek pengadaan Alat Kesehatan, berupa pengadaan alat-alat kedokteran (alat IGD dan ICU) pada Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menuai kecaman dan sorotan tajam dari kalangan LSM penggiat anti korupsi.


Proyek yang bersumber dari dana APBD Sulsel dengan Nilai Pagu 20 miliar rupiah tersebut, dimenangkan oleh PT Shavana Tiaramas, dengan nilai kontrak sebesar Rp 19.819.170.000, dianggap menyalahi Peraturan Presiden (Perpres) No 54 Tahun 2014 serta perubahanya.

Menurut Risal Noma dari LSM DPP Lemkira, alamat perusahan yang digunakan serta ditempati oleh PT Shavana Tiaramas diduga merupakan alamat palsu. Menurutnya, Lembaga mereka telah melakukan pencarian terhadap alamat perusahan ini, namun tidak menemukan alamat yang dimaksud, yang mana alamat yang tertera pada saat pengumuman penetapan lelang, perusahan ini menggunakan alamat Jl Bawang Merah 3/1B RT 06 RW 07 Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat.

“Setelah pihak kami menelusuri alamat yang dimaksud, ternyata tidak ada perusahaan alat kesehatan yang menempati alamat tersebut, akan tetapi kompleks perumahan yang juga di dalamnya tidak ada rumah atau kantor, yang bergerak di bidang perusahaan alat kesehatan,” tegas Risal.

Jika sudah seperti ini, perusahaan pemenang lelang alkes yang dimaksud, tidak layak menjadi pemenang lelang, dan keberadaannya patut dipertanyakan. “Kami menduga ada praktek yang tidak sehat terjadi dalam proses tender ini, dan bisa jadi panitia lelang serta pokja pengadaan dan juga PPTK yang menandatangani kontrak, tidak melakukan evaluasi dengan baik dan benar terhadap keberadaan alamat perusahaan PT Shavana Tiaramas,” ungkapnya.

Di lain pihak, guna membuktikan pernyataan Lembaga Lemkira ini, awak media mencoba menelusuri keberadaan alamat pemenag lelang dimaksud. Dan ternyata benar, yang mana alamat yang digunakan tidak terdapat perusahaan alat kesehatan yang berada pada alamat dimaksud, begitu pula kantor perusahaan alkes dan sejenisnya, juga tidak terdapat pada alat yang digunakan PT Shavana Tiaramas ini.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Drg Agus Susilo saat dikonfirmasi soal keberadaan alamat yang digunakan perusahaan pemenang lelang, justru hanya menjawab jika penetapan pemenang lelang sudah sesuai prosedur, serta mengacu pada peraturan yang ada serta dokumen lelang. 

PPTK tidak ingin memberikan jawawan terlalu jauh terhadap keberadaan alamat perusahan pemenang lelang, yang diketahui oleh awak koran ini, melalui konfirmasi tertulis yang dilayangkan. (Tim)

Share this post :

+ comments + 2 comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas