Headlines News :
Home » » Pabrik Pakan Ikan Tangkit Baru Bernuansa KKN, Kadis Diduga Bohongi Publik

Pabrik Pakan Ikan Tangkit Baru Bernuansa KKN, Kadis Diduga Bohongi Publik

Written By Harian Berantas on Sunday, December 6, 2015 | 9:20:00 PM

HARIANBERANTAS, JAMBI - Pabrik Pakan Ikan di Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi diduga bernuansa KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Proyek tahun anggaran 2014 itu hanya beroperasi sekitar 2 bulan. Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi diduga telah melakukan kebohongan publik. 


Pemerintah terus berupaya meningkatkan tarap hidup masyarakat di segala bidang, termasuk di bidang kelautan dan perikanan, baik dari pusat maupun dari daerah. Tujuannya, tentu untuk mensejahterakan rakyat.

Tidak terkecuali Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi terus berupaya memprogramkan pro rakyat baik program untuk para nelayan maupun untuk petani kolam ikan di Provinsi Jambi.

Untuk menopang kehidupan nelayan dan petani kolam ikan, pemerintah pun terus berupaya untuk meningkatkan produksi perikanan bagi perikanan tangkap maupun budidaya, seperti Tahun Angggaran (TA) 2014, untuk menunjang program JAMBI EMAS dibawah Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus dan Wagub H Fachrori Umar saat itu.

Pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi telah menggelontorkan dana yang cukup signifikan untuk pengadaan mesin pellet ikan dengan pagu dana Rp 2.050.000.000 di Tangkit Baru. Pembangunan gedung pabrik pakan ikan dengan nilai Rp 1,2 miliar dan pembangunan gudang pakan beserta peralatannya dengan nilai pagu Rp700 juta.

Tangkit Baru memang dikenal sebagai sentra potensial penghasil ikan patin dan lele yang sangat membutuhkan pakan ikan yang harganya terjangkau.

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus dipenghujung tahun 2014 (kini calon Gubernur Jambi-red) dengan semangat meninjau mesin pellet ikan yang disebut-sebut sebagai pabrik pakan ikan Jambi Emas, berkapasitas 5 ton perhari. Bila seperti yang diprogramkan berjalan dengan baik, daerah sentra ikan di Tangkit Baru akan terpenuhi semua kebutuhan pakan ikan dan bahkan bisa menyuplai keluar daerah.

Namun, apa mau dikata pabrik pakan ikan Jambi Emas itu menurut hasil investigasi Jaya Pos, hanya isapan jempol belaka, karena hasil pakan 5 ton perhari sebagaimana digembar-gemborkan tidak terpenuhi.

Menurut warga setempat, pabrik pakan ikan Jambi Emas itu hanya beroperasi sekitar 2 bulan, dan produksinya hanya sekitar 3 – 5 kwintal perhari. Sementara ke publik telah diekspos kapasitas pabrik pakan ikan itu bisa memproduksi 5 ton pakan ikan perhari.

Kebohongan publik diduga telah dilakukan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, hanya untuk menyenangkan hati gubernur Jambi HBA saat itu.

Diduga keras pengadaan mesin pellet ikan itu tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, sehingga tidak bisa beroperasi sesuai dengan yang telah direncanakan. Begitu juga dengan gedung pabrik pakan ikan sudah mulai rusak. Sedangkan pembangunan gudang pakan beserta peralatannya belum ditemukan dimana lokasi pembangunannya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Syaefuddin, ketika dikonfirmasi Jaya Pos secara tertulis pada (17/11) hingga kini belum ada jawaban. Menurut stafnya Kepala Dinas sangat sibuk ke luar kota. Rizal/Mur

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas