Headlines News :
Home » » Terkait Korupsi Genset Sport Center Rumbai, Pekan Depan Dirut CV Merapi Disidangkan

Terkait Korupsi Genset Sport Center Rumbai, Pekan Depan Dirut CV Merapi Disidangkan

Written By Harian Berantas on Thursday, November 19, 2015 | 5:51:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU - Dirut CV Merapi dijadwalkan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, pekan depan. Ia diduga tersangkut kasus dugaan korupsi pengadaan barang koneksi unit chiller ke genset Hall A Sport Center Rumbai. 

 Tim penyidik Tipikor Polresta Pekanbaru saat  menggeledah Kantor Dispora Propinsi Riau Riau

Dipimpin majelis hakim Amin Ismanto SH, Selasa (24/11/15) pekan depan Direktur Utama CV Merapi akan didudukkan sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru. Ia diduga tersangkut kasus korupsi pengadaan barang koneksi unit Chiller ke Genset Hall A Sport Center Rumbai, Pekanbaru.

Digelarnya persidangan atas nama terdakwa Amir Syarifudin tersebut, diungkapkan oleh Denni Sembiring SH, Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, kepada Riauterkini.com Kamis (19/11/15) siang.

"Amir Syarifudin, tersangka tindak pidana korupsi (tipikor) kegiatan pengadaan barang koneksi unit Chiller ke Genset Hall A Sport Center Rumbai, Pekanbaru, disidangkan Selasa depan, dengan majelis hakim yang dipimpin Amin Ismanto SH, didampingi hakim anggota Yuzaida SH dan Suryadi SH, terang Denni. 

Dijelaskan Denni, berdasarkan dakwaan pada berkas terdakwa. Amir Syarifuddin, sebagai pemilik CV Merapi yang memenangi tender pemasangan kabel Chiller Genset guna merenovasi Hall A Sport Center Rumbai, pada venue pelaksanaan PON di Provinsi Riau tahun 2012 silam itu. Telah merugikan negara sebesar Rp 441.978.545. 

Atas perbuatan yang didakwakan kepada Amir. Dia dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KHU. 

Bermula, perbuatan Amir itu terjadi tahun 2011 lalu, saat Dispora Riau mengadakan kegiatan pengadaan barang koneksi unit Chiller ke Genset Hall A Sport Center Rumbai. 
Dimana perusahaan milik Amir memenangi lelang tersebut dengan Direkturnya Sakirman. Kemudian Sakirman menjual proyek tersebut kepada Andri Putra.

Namun, dalam perjalanannya, ternyata proyek tidak selesai. Bahkan unit chiller yang dimaksud tidak pernah ada. CV Merapi milik Amir Syarifuddin bisa mendapatkan proyek yang dianggarkan pada APBD Riau 2011 sebesar Rp1,8 miliar itu, berkat canpur tangan Pardamean (terpidana 1 tahun penjara) yang posisinya sebagai panitia lelang dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau.

Saat pengerjaan ternyata tidak selesai dilakukan karena ada kabel yang tidak sesuai dengan batas waktu pelaksanaannya. Diduga laporan pengadaan tersebut direkayasa 27,88 persen untuk mencairkan dananya. 

Setelah cair Andri Putra memberikan fee sebesar Rp32 juta kepada Amir Syarifudin. Terhadap Andri Putra dan Amir Syarifuddin, juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.***(Pan)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas