Headlines News :
Home » , » Seputar Maraknya Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Kampar, Aparat Penegak Hukum Diminta Tangkap dan Penjarakan Jefry Noer

Seputar Maraknya Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Kampar, Aparat Penegak Hukum Diminta Tangkap dan Penjarakan Jefry Noer

Written By Harian Berantas on Tuesday, November 17, 2015 | 5:39:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU - Puluhan Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Kampar (GERAK) melakukan orasi di Kejati Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (16/11/15) kemaren. 


Dalam orasinya, massa GERAK meminta aparat penegak hukum untuk menangkap dan Penjarakan Bupati Kampar (Jefry Noer) lantaran diduga telah menggerogoti uang negara.

“Hari ini kami Gerakan Rakyat Kampar (GERAK) kembali turun ke jalan dengan tuntutan tangkap dan penjarakan sang mega koruptor Riau (Bupati Kampar), karena telah menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kampar lebih dari 2 triliyun, menurut hitungan kooperatif," teriak kordinator orasi, Rahmad, Senin (16/11/15) kemaren.

Dijelaskannya, semenjak tahun 2012, Jefry Noer telah menimbulkan permasalahan serius di Kabupaten Kampar. Bahkan, mengadakan program dan menggelontorkan anggaran terhadap seluruh SKPD dan Tim pemenangannya ketika Pilkada Kampar lalu.

"Baju Koko yang menghabiskan uang rakyat lebih dari 2,4 miliar dan pada tahun 2013 yang sampai hari ini kasusnya dipetieskan oleh Kejati Riau," katanya.

Selain itu, kasus perjalanan dinas ke London yang hal ini dilakukan Jefry Noer beserta keluarga dan menghabiskan uang rakyat lebih dari 400 juta, juga lolos dan mengorbankan orang lain," tukasnya.

Selain itu menurut GERAK, persoalan lahan fiktif di Kecamatan Kampar Kiri, yang menghabiskan APBD Kampar lebih dari 20 Miliar, belum lagi persoalan jual beli jabatan yang terjadi di Kampar.

Demikian juga terkait program andalan Jefry Noer yaitu P4S, dimana dalam program tersebut direalisasikan di lahan milik pribadi dan keluarganya. "APBD Kampar yang hari ini 2,1 triliyun dihabiskan di tempat tersebut, namun out put dari program tersebut sampai hari ini belum kelihatan," cetusnya.

Menurut Rahmad, program tersebut menimbulkan kasus baru.Pasalnya,kasus tersebut diduga beraroma Korupsi.

"Kasus korupsi tentang sapi yang mana sapi tersebut di jual kepada rakyat yang ikut pelatihan dengan harga diluar logika. Sementara hal ini sudah dianggarkan melalui APBD Kampar," tegasnya.

Untuk itu, GERAK meminta aparat penegak hukum untuk meringkus dan menjebloskan Jefry Noer ke dalam hotel prodeo. "Tangkap dan penjarakan Jefry Noer, Tangkap dan Penjarakan Jefry Noer beserta Keluarganya,” seru para pendemo. (Patrison)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas