Headlines News :
Home » , » Sudah Tiga Kali di Demon, Plt Gubernur Riau dan Keluarganya Dituding Korupsi

Sudah Tiga Kali di Demon, Plt Gubernur Riau dan Keluarganya Dituding Korupsi

Written By Harian Berantas on Monday, October 19, 2015 | 10:10:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU - Gempar sudah tiga kali demo dan melontarkan tudingan Plt Gubri dan keluarganya KKN. Arsyadjuliandi Rachman selaku tertuding memilih tutup mulut. No coment. 


Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dan keluarganya kembali didemo massa yang mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (Gempar) dengan tuduhan melakukan korupsi. ‎ 

Namun aksi yang sudah berlangsung tiga kali tersebut ditanggapi dingin oleh orang nomor satu di Riau tersebut. Plt Gubri yang juga mantan anggota DPR RI ini juga enggan menyatakan apakah akan melaporkan balik, terkait tudingan pendemo itu. "Enggak usahlah, biar aja," kata Plt Gubri, Senin (19/10/15). 

Saat ditanya kembali soal tudingan pendemo yang telah membawa-bawa nama dirinya dan keluarganya terkait dengan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), Plt Gubri yang biasa di sapa dengan Andi Rachman tetap enggan menanggapinya. 

Seperti yang diberitakan riauterkini.com, sekitar duaratus massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (Gempar) kembali turun ke jalan, Senin (19/10/15). Aksi kali ini tetap mengusung tuntutan serupa dengan dua aksi sebelumnya: Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas pratek kolusi, korupsi dan nepotisme Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan keluarganya. 

Berbeda dengan dua aksi sebelumnya, di mana pada aksi pertama ada puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) berusaha menghadang, kemudian aksi kedua berlangsung bebas dan lancar, pada aksi ketiga ini, justru ada anggota PP yang bergabung dalam aksi dengan tuntutan sangat serius tersebut. 
“Mereka itu anggota Pemuda Pancasila yang sudah sadar dan ingin bersama memperbaiki Riau dari kerusakan yang dibuat ‘Trio Rachman’,” ujar kooordinator aksi Gempar Erlangga kepada wartawan di sela-sela aksi. 

Dalam orasinya, Erlangga menyebutkan bahwa aksinya sudah dilakukan tiga kali. Pihaknya juga sudah menyerahkan bukti-bukti awal KKK ‘Tri Rachman’, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda aparat penegak hukum bergerak. Justru, belakangan muncul tudingan pihaknya melakukan tindakan pencemaran nama baik. 

“Kalau memang kami melakukan pencemaran nama baik ‘Tri Rachman’, silahkan dilaporkan. Kita siap mempertanggung-jawabkan, karena apa yang kita lakukan memiliki bukti yang kuat. Silahkan aparat membuktikan, siapa yang menebar fitnah dan siapa pula yang korup,” teriaknya. 

Dalam aksi yang dimulai di simpang Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Jendral Soedirman, depan Perpustakaan Soeman HS tersebut, massa Gempar mengusung empat tuntutan. Pertama, mendesak pengusutan tuntas dugaan konspirasi dan praktek kotor lelang proyek di lingkugan Pemprov Riau senilai Rp 2 triliun. 

Kedua, mendesak KPK, Mabes Polri dan Kajagung mengungkap keterlibatan Trio Ranchman (Arsyadjuliandi Rachman atau Andi Rachman yang merupakan Plt Gubri, Anto Rachman dan Juni Rachman). Ketiga, mendesak aparat membongkar dokumen UPL sampai ke kesatuan kerja di lingkungan Pemprov Riau dan keempat, mendesak pemeriksaan terhadap Kasubah ULP Provinsi Riau Edwar dan Ornalis, yang diduga merupakan broker atau makaler yang mengusai sebagian besar proyek di lingkungan Pemprov Riau. 

Aksi Gempar tersebut memiliki dua lokasi tujuan, yakni ke Polda Riau dan ke Kejati Riau. Sampai saat ini aksi masih berlangsung dan mendapat pengawalan dari puluhan aparat kepolisian.**Is**

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas