Headlines News :
Home » , , , , » Diminta Keseriusan Aparat Hukum Usut Kasus Korupsi Bansos Bengkalis

Diminta Keseriusan Aparat Hukum Usut Kasus Korupsi Bansos Bengkalis

Written By Harian Berantas on Sunday, October 4, 2015 | 7:53:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU – Masih hangat dalam ingatan warga Calon Bupati (Cabup) Bengkalis periode 2016-2021 Herlian Saleh yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Reskrimsus Polda Riau terkait dugaan korupsi  dana bantuan sosial (Bansos) Bengkalis tahun anggaran 2012.

               Surat Pertama Kapolri (7/3/2014)        Surat Kedua dari Kapolri ke LSM KPK -
                                                                                 tertanggal 11 Maret 2015 

Berdasarkan keterangan pers Kapolda Riau Brigjend Pol Drs, Dolly Bambang Hermawan Cabup Bengkalis Herlian Saleh telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dana bansos sebesar Rp229 miliar. Menurut Dolly, kasus dugaan korupsi dana bansos ini diserahkan ke Dit Tipikor Mabes Polri. 

Bukti Tanda Terima Pengaduan Tindak Pidana Korupsi dari Presiden RI dan KPK RI

Kasus dugaan korupsi dana bansos yang dilakukan berjamaah melibatkan Herlian Saleh hingga saat ini masih menggantung di Dit Tipikor Mabes Polri. Beberapa kalangan aktifis penggiat anti korupsi mengindikasikan kurang seriusnya Dit Tipikor Mabes Polri dalam menangani dugaan korupsi dana Bansos tersebut patut dipertanyakan.

Ketidak seriusan aparat penegak hukum dalam menangani dugaan korupsi dana Bansos Bengkalis berlangsung sejak tahun 2011-2012 yang hingga saat ini belum terungkap.

Ini membuktikan ketidak seriusan aparat penegak hukum Kabupaten Bengkalis mengusut kasus dugaan korupsi dana Bansos tersebut sehingga setiap tahun anggaran, dana bansos Bengkalis menjadi lahan empuk bagi pejabat koruptor. Megatasnamakan  kepentingan masyarakat uang daerah digerogoti.

“Oleh karenanya, saatnya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengambil alih kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Kabupaten Bengkalis tersebut dan memenjarakan para pejabat yang terlibat,” ujar Sekum LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM-KPK), Bowo NSL Minggu di Pekanbaru.

Seperti diketahui, Ir. H. Herliyan Saleh MSc, mantan Bupati periode 2010-2015 dan kroni lainnya dilingkup Pemdakab Bengkalis terseret kasus korupsi gara-gara laporan LSM-KPK bersama media Berantas ke Presiden, KPK, Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan Kejati Riau sekitar Oktober 2013 dan Pebruari 2015 lalu. 

Selain itu, aktifis LSM ini juga menuntut kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Bengkalis yang menyeret nama Bupati non aktif ini dan sejumlah anggota DPRD Bengkalis aktif dan non aktif, segera dituntaskan. 

Setelah mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh ditetapkan sebagai tersangka, kelanjutan kasus ini dipertanyakan. Padahal satu tersangka lainnya yakni mantan ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah telah lebih dulu mendekam di penjara di Pekanbaru-Riau.

 “Kami sangat berharap hukum adalah panglima dari segala-galanya, jangan sampai tajam ke bawah tumpul ke atas,” ujar Sekum LSM KPK, Bowo NSL dalam rellisan surat resmi yang disampaikan ke Presiden, KPK, Jaksa Agung dan Kapolri di Jakarta, Kamis (01/10) lalu di Jakarta.

Menurutnya, selama ini Polri dan Kejaksaan di Riau hanya mampu menahan para kaki tanganya saja, sementara pelaku utamanya masih dibiarkan bebas. Padahal, kata Bowo, Polda Riau dan Kejati Riau termasuk Jaksa Agung dan Kapolri di Jakarta, telah berulang kali menjanjikan kasus dugaan korupsi luar biasa yang terjadi di wilayah daerah Kabupaten Bengkalis tersebut dituntaskan secara transparan dan akuntabel.

“Kami berharap Presiden RI, Ir. H. Jokowi, dapat memerintahkan KPK, Jaksa Agung dan Kapolri, segera menuntaskan kedua kasus korupsi luar biasa di Kabupaten Bengkalis itu serta meminta aparat hukum yang menangani perkara tersebut bisa terbuka dalam setiap penangganan kasus korupsi di Kabupaten Bengkalis. Dan bisa mengungkap lebih jauh lagi, sehingga para pelaku lainya yang benar-benar dalangnya bisa ditahan,” ucap B. Naso. ***Ismail***

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas