Headlines News :
Home » » Diduga Belum Kantongi Izin Dari Disdik Pekanbaru, Pimpinan Assyifa Komputer Meradang Saat Dikonfirmasi

Diduga Belum Kantongi Izin Dari Disdik Pekanbaru, Pimpinan Assyifa Komputer Meradang Saat Dikonfirmasi

Written By Harian Berantas on Saturday, October 24, 2015 | 8:00:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU - Seputar dugaan pungli di SDN 02 Senapelan Kota Pekanbaru, yang mencoreng dunia pendidikan di tanah air, seperti diberitakan media ini sebelumnya.

Pasalnya, pungutan liar (Pungli) yang diduga terjadi di SDN 02 Senapelan Pekanbaru dengan dalih untuk pembayaran uang komputer sebesar Rp 20.000/siswa/i setiap bulannya yang bekerjasama dengan salah satu yayasan dan atau lembaga pendidikan non-formal yang di pimpin oleh Muhajiro yang diberi nama Assyifa Komputer, sangat disayangkan.

  Assyifa Komputer (Kiri)               Plang Nama SDN 02 Senapelan

Ironisnya, yayasan dan atau lembaga komputer tersebut, diduga belum mengantongi izin yang dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Sehingga Assyifa Komputer (AK) tersebut, tunggangi undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional Pasal 62 Ayat (1)." Setiap Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal yang didirikan wajib memperoleh Izin Pemerintah atau Pemerintah Daerah ", juncto PP 17 Tahun 2010 Pasal 185 Ayat (1) dan ayat (2). Kemudian dugaan tunggangi Permendikbud 81 Tahun 2013 tentang Pendirian Satuan Pendidikan Non Formal Pasal 5 dan Pasal 6.

Dugaan tersebut mencuat, ketika situs ini mengkonfirmasi pimpinan Assyifa, Muhajiro melalui via telphon genggamannya, Kamis (22/10/2015) minggu lalu.

Namun, pimpinan Assyifa, Muhajiro tersebut, terkesan meradang ketika dikonfirmasi Wartawan. Bahkan nomor identitas (Kartu Pers) milik Wartawan media ini diminta olehnya sembari mengucapkan ia-nya seorang Wartawan/Jurnalis. "Saya ini juga Wartawan. Kalau saya ingin mewawancarai siapa saja, pasti akan menyebutkan no kartu pers saya, itu kalau saya. entah kalau bapak," ucapnya.

Ketika Muhajiro tersebut diminta awak media untuk ditemui dikantornya yang beralamat di Jl. Purwaodadi Indah Prum Primkopat, Blok C 32 Sidomulyo Barat, Tampan Pekanbaru, supaya izin yayasan dan atau lembaga Assyifa Komputer (AK) yang dipimpinnanya itu dapat diperlihatkan sebagaimana amanah undang-undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik atau KIP, dengan sedikit nada bahasa Muhajiro menjawab, "Bukti apa yang bapak inginkan? Bapak tanya ke sekolah yang kerjasama dengan saya. kopetensi saya ketemu dengan bapak apa?. Kalau bapak mau ketemu saya, saya ada di bangkinang setiap hari, soknya.


Dikatakannya lagi, "Isi kantornya saya, cuman saya ini. Dimana ada saya di situ dokumen saya. Sekarang bapak mencari kesalahan saya kan?. Sudah berapa lama bapak jadi Wartawan rupanya?" ucap Muhajiro yang diduga pemilik yayasan ilegal tersebut. (Ismail S)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas