Headlines News :
Home » » Water Boom di samping Kantor Disbudpora Rohil Terbengkalai, LSM Minta Aparat Hukum Jangan Diam

Water Boom di samping Kantor Disbudpora Rohil Terbengkalai, LSM Minta Aparat Hukum Jangan Diam

Written By Harian Berantas on Friday, September 18, 2015 | 10:25:00 AM

BAGANSIAPIAPI,BERANTAS - Sejumlah kasus Proyek terbengkalai marak di Rohil, salah satunya Water Boom di sampaing kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora). Informasi yag dirangkum sebelumnya kasus tersebut pernah ditangani oleh aparat Hukum namun belum tuntas.


Tak tanggung -tanggung rata -rata Proyek yang diyakini bermasalah tersebut bernilai iliaran rupiah. Pihak Kejari Rohil melalui Kasi Pidsus pernah melakukan penyelidikan terhadap Proyek Water Boom yang dibangun dengan anggaran Daerah tahun 2011 tersebut. sesuai rumor disebutkan bahwa dana yang dikucurkan mencapai Miliaran rupiah, namun belum bisa dipasrikan berapa kisaran angka rupiah pembangunan tersebut.

"Proyek pembangunan water boom sekaligus tempat bermain itu sedang kita lakukan penyelidikan, sayang bang kalau proyek udah miliaran tapi belum bisa difungsikan."ujar Rully (Exs Kasi Pidsus Kejari Rohil,red) beberapa waktu.

Sebelumnya, hal serupa juga terjadi pada pembangunan kolam renang yang sampai saat terbengkalai tak jauh dari areal Batu Enam atau didekat hotel armarosa bagansiapiapi, tepatnya di Jlan Lintas Ujung Tanjung-Bagansiapiapi, sekitar batu empat.

Kabarnya lagi proyek tersebut sudah mengalamai lebih dari satu kali tender. Namun tetap saja peroyek tersebut belum memberikan manfaat kepada masyarakat. Dua proyek ini sungguh sangat menyedihkan. Padahal, pembangunan water Boom tersebut diharapkan dapat meningkatkan PAD dari sektor Pariwisata.

Menanggapi hal ini, koodinator DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM-KPK), Patrison di Pekanbaru saat dihubungi Wartawan melalui via selulernya, Sabtu (19/09) mengatakan, proyek Water Boom yang terletak di samping kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun pembangunan kolam renang yang dibiarkan terbengkalai tersebut, seyogianya aparat hukum harus segera bertindak untuk melakukan pendalaman penyelidikan. Aparat hukum itu jangan diam saja dan atau berpura-pura tidak tahu persoalan kedua paket proyek yang sumber biaya berasal dari uang negara tersebut. 

“Kita mengharapkan, agar kasus-kasus korupsi yang terjadi diwilayah daerah Kabupaten Rohil, dapat diusut tuntas oleh aparat hukum yang membidangi kasus tindak pidana korupsi (Tipikor)”, ujarnya.  ( jum)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas