Headlines News :
Home » , , , » Wartawan Difitnah, Kasek SDN 034 Tarai Bangun Kampar Layak Dipidana

Wartawan Difitnah, Kasek SDN 034 Tarai Bangun Kampar Layak Dipidana

Written By Harian Berantas on Friday, September 4, 2015 | 1:45:00 AM


Harianberantas,Kampar - Bermula dari pemberitaan terkait laporan orang tua murid atau siswa/i SDN 034 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau kepada Wartawan Sabdarepublik.com (11/07/15) lalu, terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di SDN 034  Tarai Bangun yang dinilai telah mencederai dunia pendidikan. 

     Plang Nama Rajuddin Hasibuan Kepsek SDN 034      Hery Antoni C,Pimred Media abal-abal

Kepala SDN 034 Tarai Bangun, Rajuddin Hasibuan, menuding salah seorang diantara Wartawan media Sabdarepublik pada salah satu media online lokal sahabatriau.com yang berbadan hukum cv.metropolis itu sebagai pemeras. Bahkan Kasek SDN 034 Tarai Bangun itu mengatai Wartawan (Ismail sarlata-red) mengalami sakit jiwa atau gila.

Bukan hanya itu saja, Kepala SDN 034 Tarai Bangun, Rajuddin Hasibuan itu pun, mengatai dan memfitnah Pimpinan Redaksi/PU sabdarepublik.com, Syaiful Aula sebagai otak pelaku pemeras.

Atas perkataan dan fitnah melalui jaringan sosial media abal-abal atau ilegal tersebut, Pimpinan Redaksi/PU sabdarepublik.com bersama Wartawan (Jurnalis), Ismail Sarlata, secara terang benderang menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke Polda Riau dan Dewan Pers di Jakarta, dan didampingi Lembaga Advokasi (LAW) Pers/Jurnalis di Pekanbaru-Riau.

Di dalam bukti pemberitaan media online sahabatriau.com yang diduga media online illegal karena medianya bukan badan hukum yang berbentuk PT, Yayasan atau Koperasi. Kepala SDN 034 Tarai Bangun, Rajuddin Hasibuan jelas terbukti mengatakan bahasa fitnah, “Parah.., Pemred Sabdarepublik.com Diduga Otak Pelaku Pemerasan dengan alasan meralat berita yang telah terbit dengan syarat serahkan sejumlah uang damai”.

Selanjutnya, Rajuddin Hasibuan mengatakan, sang wartawan Ismail Sarlata mengalami sakit jiwa alias 'GILA', demikian keterangan Kepala SDN 034 Tarai Bangun, Rajuddin Hasibuan dalam pemberitaan media online sahabatriau.com itu yang dimuat sesuai bukti sub copy berita tertanggal 01 September 2015 sekira 16:46:34 wib, dan waktu yang hampir sama tanggal 01-09-2015 sekira 16:04:58 wib.

Hal ini merupakan sebuah fitnah yang keji dari seorang pimpinan media abal-abal sahabatriau.com, Heri Antoni C, termasuk  Kepala SDN 034 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Rajuddin Hasibuan.

Menurut, Andrianto, SH, jika perbuatan seseorang masuk ranah fitnah, maka seseorang dapat dikenakan pasal 311 KUH Pidana ancaman maksimal 4 tahun penjara. Sementara itu apabila kasus ini masuk dalam ranah pencemaran nama baik, pelaku dapat dikenai pasal 310 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 bulan dan ayat (2) ancaman pidana maksimal 1 tahun 4 bulan.

Hal ini buat pelajaran supaya ke depan lebih menghargai semua profesi orang lain dan ini bukan hanya kepada Wartawan/Pers saja.

Kasus perbuatan Kepala SDN 034 Tarai Bangun, Rajuddin Hasibuan ini, masih dalam tahapan pencarian tambahan bukti-bukti, mulai dari rekaman dan kalimat yang terucap dari mulut Kepala Sekolah, Rajuddin Hasibuan berdasarkan bukti publikasi media abal-abal (sahabatriau.com), untuk dilakukan langkah-langkah lain selanjutnya untuk demi kepentingan pengusutan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini turun, awak media belum dapat mengkonfirmasi Kasek SDN 034 Tarai Bangun, mengenai kasus dugaan fitnah yang dilontarkan melalui media sosial www.sahabatriau.com yang diterbitkan oleh cv.metropolis tersebut.

Menurut salah seorang sumber yang juga bekerja sebagai Wartawan/Jurnalis di Pekanbaru-Riau, Rajuddin Hasibuan termasuk orang yang tidak tahu etika alias tidak bisa jaga mulut, dia itu memang songong, kata sumber.

Sepertinya Bupati Kampar, Jepri Noer maupun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, perlu mengevaluasi sosok kepala sekolah yang satu ini, karena dianggap tidak mampu menjaga mulutnya sebagai pejabat dan telah merusak dunia pendidikan. (Mail)
Share this post :

+ comments + 1 comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas