Headlines News :
Home » , , , , , » Pembangunan Pasar Ikan Pasar Terubuk Bengkalis Sarat Korupsi

Pembangunan Pasar Ikan Pasar Terubuk Bengkalis Sarat Korupsi

Written By Harian Berantas on Wednesday, September 2, 2015 | 12:31:00 AM


Bengkalis, (Harianberantas.co.id) ---- Upaya pemerintah melakukan pemberantasan korupsi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, masih banyak terdapat beberapa hambatan dalam pemberantasan korupsi, Korupsi merupakan salah satu masalah besar dan sekaligus merupakan ancaman bagi program pembangunan bangsa Indonesia dan bahkan juga pembangunan masyarakat bangsa ini.

                                     Dok: Pemb Pasar Ikan Pasar Terubuk Bengkalis           
 
Sebab didalam masyarakat apapun dan dalam system pemerintahan manapun tidak ada yang terbebas dari tindak yang dirusak oleh fenomena serta bahaya korupsi, serta tidak ada agama manapun yang tidak mengutuk keras soal korupsi.

Sungguh cukup disayangkan ketika pembangunan proyek di daerah Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang berbandrol miliaran rupiah ternyata dibiarkan terlantar. Hampir rata-rata proyek miliaran rupiah yang dikerjakan oleh Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis ini sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2014, dibiarkan terbengkalai tanpa ada tindak lanjut.

Sementara, anggaran biaya yang dikucurkan melalui sumber dana APBD selama 4 tahun mata anggaran, telah direalisasikan 100 persen (%). Sehingga masyarakat sangat bingung dengan tidak adanya tindaklanjut proyek milik Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis itu.

Kami merasa bingung dengan pembangunan Pasar Ikan Pasar Terubuk Bengkalis yang dibangun oleh Dinas Pasar dan Kebersihan Bengkalis ini pada tahun 2014 yang lalu. karena setelah pekerjaannya dibiarkan terbengkalai, sampai sekarang ini tidak ada tanda-tanda pembangunannya untuk ditindaklanjuti.   demikian  yang dikatakan oleh masyarakat yang tak menyebutkan namanya tinggal didekat proyek pembangunan Pasar Ikan Pasar Terubuk Bengkalis yang diduga sarat korupsi tersebut.

Ketika akan dikonfirmasi di kantor Dinas Pasar dan Kebersihan Bengkalis, rupanya ada beberapa staf yang ada di kantor Dinas Pasar dan Kebersihan Bengkalis tersebut menghalangi Wartawan Berantas untuk menemui Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis dengan alasan bapak sekretaris lagi sibuk. Kalau kepala dinas, jarang masuk kantor. Kalaupun beliau (Kadis-red) masuk kantor, paling-paling lima belas (15) menit saja, dia sudah keluar.

Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis, H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si, ketika dihubungi lewat via seluler juga tidak memberikan sepata kata apapun tentang temuan ini.

Dari hasil investigasi Harian Berantas bersama lembaga LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM KPK) disinyalir adanya permainan soal dana proyek, karena proyek pembangunan pasar ikan pasar terubuk Bengkalis yang terletak di jalan Kelapa Pati Laut Kecamatan Bengkalis ini ternyata dibiarkan terbengkalai.

Bukan hanya itu saja, anggaran perizinan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) terhadap proyek pembangunan pasar ikan pasar terubuk Bengkalis yang dikucurkan pada tahun 2013 lalu, terkesan masuk kocek para oknum pejabat teras di Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis.

Pasalnya, izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan perambahan hutan milik Negara itu, sampai sekarang ini diduga belum ada. Padahal biaya perizinan Amdal terhadap kegiatan pembangunan milik Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis ini, dianggarkan setiap tahunnya.

Bukan hanya itu, dugaan penyimpangan dana APBD yang dikomandoi H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si (Kadis-red), juga disinyalir terjadi dalam pelaksanaan paket proyek “Pembangunan Kolam Lindi TPA Kecamatan Bantan” dengan nilai HPS lelang pada LPSE ULP Bengkalis pada tahun 2014, sebesar Rp. 2. 192.108.000,00,- dan sebagai pemenang dengan harga penawaran terkoreksi pada urutan PT/CV, No. 37, CV. Adikost senilai Rp. 1. 860.293.000,00,- bahkan pada tahun 2012 yang lalu, paket proyek pembangunan Kolam Lindi TPA Kecamatan Bantan tersebut, mendapat kucuran dana dari sumber biaya APBD Bengkalis senilai Rp. 3,8 miliar lebih dan selaku rekanan pelaksana lapangan ketika itu, PT. Syifa Adi Guna.

Proses pelaksanaan pembangunan TPA Kabupaten Bengkalis yang dikerjakan kontraktor PT. Syifa Adi Guna pada tahun 2012 silam itu, sempat menjadi perhatian dari pihak Tipikor Polda dan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Karena proses pelaksanaan pembangunannya dilapangan, terkesan sarat penyimpangan yang mengarah pada kerugian negara.

Diperoleh keterangan sesuai catatan media ini, diperoleh bukti dugaan kecurangan terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan kolam lindi TPA Kecamatan Bantan yang dikerjakan rekanan kontraktor CV. Adikost pada tahun 2014 yang lalu.

Pasalnya, dalam ketentuan sesuai standar dokumen  lelang secara elektronik, rekanan pelaksana proyek, semestinya wajib mempunyai alat berat yang dimiliki dukungan alat berat dari pihak lain dalam hal pelaksanaan item pekerjaan  sebagaimana tercantum dalam ketentuan BOQ  hurup A point II pekerjaan bak stabilisasi & bak kontrol terbuka, angka 1 galian tanah sebanyak 846,00 M3, point III. Dan pekerjaan kegiatan berupa Bak Absorbs  angka 1 terhadap pekerjaan Galian tanah 264,00 M3, IV. Pekerjaan Bak Maturasi angka 1 Pek Galian tanah 264,00 M3, V. Pekerjaan Saluran Penghubung dan Pintu Kep, angka 1 Pekerjaan Galian tanah 12.10 M3.

Dari bukti/fakta lapangan, alat berat yang dipergunakan rekanan CV. Adikost terhadap pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan kolam lindi TPA Kecamatan Bantan terkesan alat berat atau excavator milik Pemda Bengkalis yang ada pada SKPD Dinas Pasar dan Kebersihan Bengkalis.

Sehingga kondisi pekerjaan pembangunan kolam lindi TPA Kecamatan Bantan pada tahun 2014 yang berulang kali dilakukan pemantauan lapangan oleh tim media ini, terkesan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Pasalnya, dari beberapa item pengadaan kegiatan lapangan, terkesan tidak berpedoman pada rujukan RAB atau kontrak kerja.

Parahnya, Ketua DPRD Bengkalis, H Heru Wahyudi, bungkam. Dia tidak pernah mengkritisi maupun melakukan pemeriksaan. Padahal, dana anggaran pembangunan pasar ikan pasar terubuk di Kecamatan Bengkalis maupun pembangunan kolam lindi TPA di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis ini menggunakan uang rakyat.

“Sudah selayaknya  DPRD Bengkalis yang ngaku-ngakunya wakil rakyat itu bersuara nyaring mengkritisi pembangunan pasar ikan pasar terubuk di Kecamatan Bengkalis maupun pembangunan kolam lindi TPA di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis yang terlihat jelas asal-asalan. Itulah wakil rakyat yang tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Kordinator Investigasi LSM KPK (Komunitas Pemberantas Korupsi) kepada Berantas di Bengkalis, Selasa (01/09).

Dijelaskan oleh Dedy, sesuai temuan LSM KPK di lapangan, banyak kejanggalan yang terlihat dengan kasat mata. Dia  mencontohkan perizinan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) terhadap proyek “Pembangunan Pasar Ikan Pasar Terubuk Bengkalis” yang dilaksanakan oleh rekanan kontraktor PT. Bunga Raya Permai, dengan sumber biaya APBD Kabupaten Bengkalis pada tahun 2014 senilai Rp. 2. 842,200,000,00,-
           
Semestinya lanjut dia, pihak pengembang memperhatikan atau melengkapi terlebih dulu perizinan sebelum melaksanakan pembangunannya. “Amdal ini sangat perlu. Bagaimana tidak, proyek miliaran rupiah ini, tepat berada di hutan lindung dan pusat Kota Bengkalis yang berdampingan dengan pemukiman penduduk,” ujarnya.

Pembangunan ini lanjutnya bisa saja dihentikan hingga pihak pengembang mengantongi izin yang lengkap. Dan lagi anggaran perizinan Amdal itu pada tahun 2013 lalu sudah ada. Nah timbul pertanyaan, kemana dana perizinan Amdal pada tahun 2013 lalu itu? Ini jelas-jelas sudah indikasi korupsi,” papar Dedy.

Oleh karena itu, sambungnya, diminta kepada Komisi Pemberantas Korupsi atau Kejati Riau, mengusut kasus korupsi di tubuh Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis. “Berdasarkan temuan di lapangan, ada beberapa bagian proyek Dinas Pasar dan Kebersihan TA 2011-2014 diduga sarat korupsi, seperti pembangunan TPA di Kecamatan Bantan maupun pembangunan kios Sungai Bengkel di Kota Bengkalis,” beber Dedy.***(Mukhtar)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas