Headlines News :
Home » , , » Gelapkan Dana Organisasi IKNR, S Waruwu SH, Dilapor ke Kejati Riau

Gelapkan Dana Organisasi IKNR, S Waruwu SH, Dilapor ke Kejati Riau

Written By Harian Berantas on Thursday, September 24, 2015 | 5:30:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Salah seorang warga Nias yang mewakili seluruh masyarakat Nias yang berdomisili di Provinsi Riau,  mengadukan oknum Jaksa, mantan ketua organisasi Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) periode tahun 2008, Sarohuku Waruwu SH, ke Kejaksaan Tinggi Riau. 

                            Sarohuku Waruwu SH

Faigizaro Zega (53) penduduk Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru meminta ketegasan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk segera memproses laporannya, terkait penggelapan dana organisasi Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) oleh anggotanya Sarohuku Waruwu SH.

Kepada wartawan, Rabu (23/09), Faigizaro Zega membenarkan,pihaknya telah mewakili seluruh warga masyarakat suku Nias yang ada di Provinsi Riau, resmi  melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Riau pada Tanggal 02 September 2015 lalu, dan diterima oleh staf bagian umum  sekretariat Kejati Riau.

“Kami melaporkan kasus itu ke Kejaksaan Tinggi Riau, tanggal 02 September 2015, karena S Waruwu yang sehari-hari bertugas sebagai Jaksa pada Kejaksaan Tinggi Riau, dinilai telah membodoh-bodohi warga suku Nias yang ada di Riau. Laporan/pengaduan resmi kami tersebut, telah diterima dengan baik oleh pihak Kejaksaan,” ujar Fag Zega, kemarin.

Fag Zega mengingatkan, pada April yang lalu tepatnya, Sabtu 18/02/2015, pelaksanaan Mubes IKNR yang di selenggarakan di kota Pekanbaru, telah kami evaluasi keseluruhan dana/uang yang masuk maupun dana keluar pada organisasi di tingkat DPP-IKNR. Sehingga, terdapat anggaran jumlah dana yang masuk di dalam organisasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan ketua, Sarohuku Waruwu SH, mencapai Rp. 200.000.000,-

Sehingga tim audit dana organisasi IKNR, meminta klarifikasi dari ketua umum, Sarohuku Waruwu untuk menjelaskan dimana dana organisasi IKNR yang mencapai Rp. 200 juta tersebut. Namun oleh S Waruwu memilih bungkam, dan tidak dapat menjelaskan dimana dana IKNR itu di pergunakan, kata Fag Zega.

Dikatakan Fag Zega, saat Mubes IKNR tanggal 18 April 2015 lalu di Kota Pekanbaru, komisi yang diutus mengaudit keuangan organisasi, memutuskan untuk meminta ketua umum IKNR periode 2008, Sarohuku Waruwu, melengkapi laporan pertanggung jawaban untuk diserahkan ke Pemda Provinsi Riau. Karena anggaran dana sebesar Rp. 100.000.000 ketika itu, berasal dari sumber dana APBD Provinsi Riau.

Apabila laporan pertanggung jawaban (LPJ) atas kesepakatan bersama, terhitung sejak Mubes tanggal 18 April 2015 dengan batas waktu tanggal 18 Mei 2015, tidak dapat dilengkapi, maka total dana organisasi IKNR yang masuk melalui rekening koran PT. Bank Riau Syariah, dikembalikan secara utuh di dalam organisasi IKNR oleh Sarohuku Waruwu SH.

Namun, kesimpulan yang diambil oleh tim audit keuangan organisasi IKNR atas kepekatan bersama dalam Mubes tanggal 18/04/2015 lalu itu, tidak direspon oleh saudara Sarohuku Waruwu SH yang kerap menyebut orang Nias yang ada di Riau selama ini, semuanya bodoh, ujarnya.

Mantan ketua umum IKNR periode 2008, Sarohuku Waruwu SH,  ketika dikonfirmasi lewat telepon tidak diangkat. Sementara, Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan, saat dihubungi Berantas tak diangkat, di sms juga belum dibalas. Dan untuk konfirmasi berita selanjutnya, media Berantas ini akan melayangkan konfirmasi tertulis resmi ke Kejaksaan Tinggi Riau, guna mempertanyakan tindaklanjut penanganan kasus dugaan penggelapan dana organisasi IKNR yang di duga dilakukan S. Waruwu, oknum Jaksa pada Kejaksaan Tinggi Riau tersebut. **Nas**

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas