Headlines News :
Home » , , » Mengaku Sebagai Ketua IKNR

Mengaku Sebagai Ketua IKNR

Written By Harian Berantas on Thursday, August 27, 2015 | 1:36:00 PM

Bowonaso: Sefianus Zai Tak Paham Aturan

Pekanbaru, (Harianberantas.co.id) ------ Tidak terima hak seluruh warga Nias di Provinsi Riau dirampas oleh oknum-oknum suku Nias yang tidak bertanggung jawab, akhirnya salah seorang dari pemuda warga Nias Riau asal pulau Nias, Bowonaso Laia, angkat bicara dan menuding Sefianus Zai yang mengaku ketua Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) dkk-nya, tak paham aturan. 

             Sefianus Zai                               Dok: Somasi IKNR untuk menakut-nakuti warga Nias

Pasalnya, Sabtu (22/8/2015), tepatnya di Ball Room Lt. V, Grand Jatra Hotel Pekanbaru, seluruh warga Nias di Provinsi Riau dikejutkan dengan pelantik pengurus baru di organisasi DPP IKNR, tanpa mengundang para tokoh, pemuda/i warga Nias yang ada di Propinsi Riau.

Kepada wartawan, Bowonaso menyebutkan, pengakuan Sefianus Zai yang mengaku sebagai Ketua DPP-IKNR, sangat keliru dan illegal. Sebab, hingga saat ini dia (Sefianus Zai-red) belum ada mengundurkan diri sebagai ketua DPD IKNR Pekanbaru, baik secara lisan maupun tertulis pada saat Mubes organisasi IKNR yang telah terlaksana pada tanggal 18 April 2015 lalu.

“Belum ada dia mengundurkan diri dari DPD IKNR Pekanbaru sampai sekarang ini. Apalagi, status (Sefianus Zai) itu sampai sekarang ini di Polresta Pekanbaru, sudah diambang pintu. Karena  sebelumnya juga, salah seorang ibu rumah tangga, warga Nias (Mama Ridho), telah melaporkannya ke Polisi mengenai kasus penggelapan dana santunan kematian dan pemalsuan data keluarga korban dengan tanda bukti penerimaan laporan, No: B/607/VI/2015/Reskrim tanggal 12 Juni 2015.

Bagaimana mungkin orang seperti dia (Sefianus Zai) itu memimpin warga Nias di Riau ini bila pola pemikirannya tidak berubah dan bertaubat, dan hanya membuat malu warga Nias saja. Seharusnya, bila acara organisasi IKNR di Ball Room Lt. V, Grand Jatra Hotel Pekanbaru pada Sabtu (22/08) minggu kemaren legal atau jelas, ada apa seluruh warga Nias yang ada di Riau ini tidak diundang? tanya Naso

Bowonaso malah menegaskan, apa yang diakui, dia ketua DPP IKNR adalah bentuk tidak dipahaminya aturan organisasi. ”Sefianus Zai seharusnya belajar banyak mengenai organisasi dan jangan asal ngomong dengan menyebut dirinya sebagai ketua DPP IKNR,” kata Bowonaso mengingatkan.

Salah seorang dari tokoh tertua warga Nias Riau di Pekanbaru, Faigizaro Zega alias Ama Worato Zega, yang merasa kecewa bahkan terkejut ketika mendengar lahirnya pengurus baru di organisasi IKNR  yang dilantik oleh Plt. Gubernur Riau Ir. Arsyadjuliandi Rachman di Ball Room Lt. V, Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Sabtu (22/08) menerangkan, selama ini Sefianus Zai hanya sebagai Ketua DPD IKNR diwilayah Pekanbaru. Karena setelah Mubes IKNR pada tanggal 18 April 2015 lalu, pembubaran pania Mubes sampai sekarang belum ada.

Kita juga sangat heran memang. Kenapa secara tiba-tiba ada pelantikan pada hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2015, tanpa mengundang seluruh warga suku kita Nias di Riau. Ada apa yang terjadi sebenarnya. Jangan-jangan seluruh warga Nias di Riau ini kedepannya, bisa saja di manfaatkan oleh para oknum-oknum politikus. Padahal, nama organisasi Ikatan Keluarga Nias Riau atau IKNR ini, sudah tidak perlu lagi untuk dilanjutkan tanpa ada kesepakatan terlebih dahulu, utusan dari setiap kabupaten di pulau Nias. Karena, sekarang pulau Nias, sudah 5 kabupaten/kota.

Disebutkan pak Worato Zega, Sefianus Zai sangat keliru yang menyebut bahwa dialah ketua DPP IKNR. Sebab apa yang dilakukan di Ball Room Lt. V, Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Sabtu (22/08) minggu kemaren, dinilai bagian daripada merampas hak seluruh warga Nias yang ada di Provinsi Riau ini, tegas pak Zega.

Kemudian terang pak Zega, sampai sekarang ini, tidak ada penjelasan berdasarkan keputusan hasil Mubes pada tanggal 18 April 2015 yang lalu mengenai uang yang masuk didalam organisasi IKNR pada tahun-tahun sebelumnya yang nilainya ratusan juta rupiah atau cukup lumayan besar.

Sehingga sampai sekarang ini, penjelasan dimana dan kemana uang/dana yang masuk didalam organisasi IKNR itu, masih misterius. karena seluruh warga Nias Riau sampai saat ini, merasa telah dibodoh-bodohi oleh oknum-oknum yang merasa dirinya hebat, kuat, pintar dan segala-galanya melalui organisasi suku Nias Riau tersebut, jelas pak Zega.

Anehnya lagi, salah seorang dari antara pemuda warga kita Nias, Bowonaso Laia, Selasa (25/08/15), menerima surat “SOMASI” dari para pakar hukum yang membidangi Hukum dan HAM organisasi IKNR. Karena, pemuda warga Nias Riau saat ingin menyampaikan aspirasinya pada Sabtu (22/08) di Ball Room Lt. V, Grand Jatra Hotel Pekanbaru itu, dianggap gaduh dan atau kejahatan terhadap kesopanan. Sehingga tindakan para oknum yang mengaku sebagai pengurus baru di organisasi DPP IKNR tersebut, bakal dilaporkan Bowonaso ke pihak berwajib.

Sayangnya, Sefianus Zai yang coba dihubungi sejauh ini belum berhasil. Namun sebelumnya, Sefianus Zai telah menyatakan, somasi lebih baik daripada langsung dilaporkan kepihak berwajib. (Mukhtar)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas