Headlines News :
Home » , » Diduga Raja Koruptor, Catut Nama Ketua Kadin Bengkalis Sebagai Tim Pemenang

Diduga Raja Koruptor, Catut Nama Ketua Kadin Bengkalis Sebagai Tim Pemenang

Written By Harian Berantas on Friday, August 14, 2015 | 2:16:00 PM

Herliyan Saleh dan Reza Pahlevi Bakal Dilapor ke Polisi

BENGKALIS, (Harianberantas.co.id) ------ Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, Masuri SH, tidak terima adanya namanya dicatut sebagai salah satu tim pemenang pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup) HS-Reza Vahlevi yang ikut bertarung dalam memperebutkan kursi nomor 1 di Negeri Junjungan pada 09 Desember 2015 mendatang ini. Ia juga akan mengancam bakal mempolisikan pasangan yang diduga selama ini raja koruptor dana APBD Bengkalis, serta akan mempertanyakan ke KPUD Bengkalis.


Terungkapnya dugaan pencatutan nama Mashuri tersebut berawal dari informasi salah satu petugas anggota kepolisian yang bertugas di lingkungan Polres Bengkalis memberitahukan kepada yang bersangkutan terkait masuknya nama  Mashuri yang merupakan sebagai ketua Kadin Kabupaten Bengkalis ini masuk dalam daftar Tim Pemenangan pasangan tersebut yang didaftarkan ke KPU.

"Saya sendiri sangat terkejut setelah diberitahu oleh salah seorang anggota kepolisian dan saya sendiri merasa tidak pernah dikonfirmasi oleh pasangan Herliyan-Reza untuk masuk sebagai tim," ujar Masuri yang akrab disapa mas Bagong ini kepada sejumlah wartawan Jumat (14/8/2015). 

Lebih lanjut pria pengusaha yang juga menjabat selaku ketua Paguyuban Keluarga Jawa Kabupaten Bengkalis (PKJB) ini mengaku bahwa dirinya sangat keberatan atas kejadian ini, sehingga pihaknya melalui salah seorang anggotanya menghubungi KPUD Kabupaten Bengkalis untuk melakukan klarifikasi sekaligus mengajukan keberatannya. 

"Mendengar hal tersebut saya langsung mengajukan komplain ke KPUD Bengkalis, saya minta KPU segera memanggil pasangan bersangkutan untuk mencabut nama saya tersebut," lanjutnya.

Masuri, SH yang biasa disapa Mas Bagong, mengancam akan membawa persoalan ini keranah hukum bila memang pihak KPUD Bengkalis tidak segera melakukan klarifikasi terkait persoalan yang merugikan pribadi ini.

"Pokoknya saya keberatan, kalau KPU tidak segera memanggil yang bersangkutan untuk menyelesaikan masalah ini, tidak tertutup kemungkinan saya akan membawanya ke ranah hukum," tutupnya dengan nada tinggi.

Ketua KPUD Kabupaten Bengkalis Defitra Akbar saat dikonfirmasi Berantas Jum’at (14/08) mengatakan, langsung sama ketua devisi pencalonan di KPU Bengkalis saja pak. Karena, data itu semuanya ada sama ketua Devisi Pencalonan di KPU, ujar Defitra Akbar.

Sementara, Balon Bupati dan Wakil Bupati Cabup Herliyan Saleh- Reza Vahlevi, yang dinilai tidak beretika tersebut saat dihubungi Berantas via hendphon pribadi milik Cabup-Cawabup, sudah tak aktif lagi.*** TIM***

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas